News Room, Jum’at ( 19/02 ) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, menemukan kasus demam berdarah dengue (DBD) sebanyak 210 kasus yang tersebar di 20 Kecataman dari 27 Kecamatan. Kepala Dinkes Kabupaten Sumenep, dr. Susianto, M.Si mengatakan, sesuai data sejak 1 Januari hingga 16 Pebruari 2010, kasus DBD sebanyak 210 kasus, dan data warga masyarakat yang menderita DBD berasal dari 2 rumah sakit dan Puskesmas, dengan perincian, sebanyak 150 kasus terjadi selama bulan Januari, sedangkan untuk bulan Pebruari terdeteksi sebanyak 60 kasus DBD. Warga masyarakat penderita demam berdarah tersebut mayoritas berasal dari Desa di sejumlah Kecamatan wilayah daratan, sementara untuk wilayah kepuluan hanya di Kecamatan Giligenting saja. â€ÂSebanyak 210 kasus demam berdarah itu ternyata penderitanya tersebar di 95 Desa di 19 Kecamatan wilayah daratan, dan 1 kecamatan kepulauan, yakni Kecamatan Giligenting. Sedangkan Kecamatan kepulauan yang lain, seperti Kecamatan Arjasa, Kangayan, Sapeken, Raas, Masalembu, Gayam dan Kecamatan Nonggunong masih tidak ditemukan kasus demam berdarah,â€Âtegasnya. dr. Susianto mengatakan, jajarannya siap untuk menangani dan merawat penderita DBD sebaik mungkin. Untuk itu pihaknya berharap warga masyarakat menggiatkan kembali gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) guna membasmi sarang dan jentik nyamuk yang berkembang di lingkungan sekitarnya. â€ÂKegiatan PSN ini yang lebih efektif dari pada penyemprotan, sebab PSN bisa membasmi sarang dan membunuh nyamuk demam berdarah hingga jentik nyamuknya,â€Âungkapnya. ( Yasik, Esha )