Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-04-2009
  • 447 Kali

Kartini, Bekerja Untuk Sekolahkan Anak-anaknya

News Room, Senin ( 20/04 ) Perjuangan seorang “Kartini” mungkin berbeda dengan perjuangan Kartini tempo dulu. Jika dulu Kartini berjuang untuk memperoleh martabat sebagai seorang wanita dimata dunia, untuk memperoleh hak yang sama dengan pria tanpa meninggalkan kodratnya sebagai seorang wanita. Namun, Kartini saat ini harus berjuang mendidik dan membesarkan anaknya, agar menjadi orang yang pintar dan berguna bagi bangsa dan negara. Sosok “Kartini “ kali ini memang tidak seperti Kartini dulu, bagaimana seorang ibu bisa membesarkan dan menyekolahkan anak-anaknya untuk menjadi anak yang pintar dan memiliki pengetahuan yang akan menjadi bekal untuk meraih cita-citanya dikemudian hari. Sebut saja Mina (50) warga Desa Parsanga Kecamatan Kota Sumenep, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang cuci dan menyetrika milik beberapa orang langganannya. Setiap pagi, selesai sholat Subuh, Mina sudah pergi kesungai untuk mencuci pakaian langganannya, yang setiap hari menumpuk di bungkusan sarung dan plastik, menjemur dan kemudian menyetrika semua pakaian. “Ya, inilah pekerjaan saya setiap hari, syukurlah dengan penghasilan yang tidak seberapa dari beberapa pelanggan, saya bisa mnyekolahkan anak-anak saya.” ungkapnya lirih. Menurut Mina, sejak ditinggal suaminya 10 tahun lalu, dirinya sendirian membesarkan ketiga putera puterinya yang saat ini ada di bangku SD dan SMP, sedangkan beberapa anaknya lagi diasuh saudara dan neneknya. Kiat Mina, adalah do’a dan keyakinan, suatu saat anaknyalah yang akan menjadi orang yang berhasil, dan tidak seperti nasib orang tuanya kelak. “Anak adalah titipan Ilahi, jadi bagaimanapun akan saya kerjakan dengan penuh kesabaran, yang penting anak bisa sekolah dan meraih cita-citanya kelak,”ungkapnya ketika ditanya pesan menjelang hari Kartini besok. ( Ren, Esha )