Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-04-2008
  • 538 Kali

Kapolsek Berhasil Mengevakuasi 2 Mayat Pembantaian

News Room, Selasa ( 08/04 ) Mayat mantan Kepala Desa Tanjung Kiaok, Kecamatan Sapeken, H. Mujeni (62), dan putranya Abd. Hamid (35), sebagai korban pembantaian massa, pada Senin kemarin (07/04) sekitar pukul 06.00 WIB, berhasil di evakuasi aparat kepolisian, pada Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB. Kapolres Sumenep, AKBP Drs. Darmawan ketika dihubungi via telepon mengatakan, dua mayat tersebut memang sudah dievakuasi oleh Kapolsek Sapeken, AIPTU Didik Muhartoyo bersama anggotanya dan dibantu anggota Brimob, yang bertugas di PT. KEI (Kangean Energy Indonesia). Proses evakuasi itu berjalan aman dan kondusif, masyarakat setempat tidak melakukan tindakan anarkhis, seperti yang diberitakan sebelumnya, jika Kapolsek Sapeken bersama anggotanya dihalangi massa, ketika akan mengevakuasi para korban tersebut. “Mayat sudah diserahkan kepada keluarganya, yang sebelumnya sudah dilakukan visum. Saat ini dua saksi dari pihak korban sudah diperiksa dan dilanjutkan dengan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara),” ujarnya. Kapolres menerangkan, setelah dua mayat itu berhasil dievakuasi, tindakan aparat hanya melakukan stabilisator keadaan dan melanjutkan proses penyelidikan. “Diharapkan, kehadiran 60 aparat, terdiri dari 40 personel dari Polres Sumenep, 10 personel Polsek Sapeken dan 10 personel Brimob, bisa menstabilkan keadaan,” tegasnya. Kapolres menjelaskan, kehadiran aparat gabungan itu, memang dikhususkan untuk mengendalikan situasi tetap kondusif, dan memberikan jaminan keamanan, agar masyarakat yang sempat kabur bisa kembali lagi. Kemudian, mengenai informasi adanya korban yang terluka dalam peristiwa tragis itu, hingga pukul 13.15 WIB, Kapolres menyatakan belum mendapat kabar tersebut. Namun, aparat tetap disiagakan di Desa Tanjung Kiaok Sapeken, sampai kondisi betul-betul stabil. ( Nita, Esha )