Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-01-2007
  • 373 Kali

KAPAL PERINTIS TANGGUHKAN SEMUA PELAYARAN

Sumenep-Kominfo News Room : Tingginya gelombang laut dengan kisaran angin laut antara 60 hingga 70 km/jam, yang bisa menimbulkan ombak setinggi 1 hingga 3 meter itu ternyata berdampak buruk terhadap pelayaran. Karena, hingga saat ini tidak ada kapal yang berani melayani pemberangkatan ke kepulauan, termasuk kapal perintis, yakni KM Amukti Palapa dan KM Andina. Kepala Administrator Pelabuhan (Adpel) Kalianget, Suko menuturkan, untuk kapal-kapal angkutan penumpang seperti halnya 2 kapal perintis, yang melayari khususnya kepulauan Kangean dan Masalembu, memang sementara waktu ditunda keberangkatannya, mengingat cuaca di pulau tersebut gelombangnya masih besar. Ia menerangkan, penundaan keberangkatan itu sesuai dengan instruksi dari Syahbandar Surabaya. Suko menandaskan, pihaknya tidak bisa memprediksi kapan kapal perintis akan beroperasi kembali. Namun, sesuai dengan informasi dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Stasiun Kalianget, bahwa cuaca di peraian kepulauan Kangean dan Masalembu akan ada perubahan setelah tanggal 08 Januari 2007 mendatang. Karena itu, pihaknya masih akan terus melakukan pemantauan terhadap cuaca untuk memberangkatkan kapal penumpang menuju ke kepulaun di Sumenep. Lebih lanjut Suko menjelaskan, saat ini kedua kapal perintis tersebut, tidak beroperasi sejak seminggu lalu. Namun Suko menegaskan, tidak beroperasinya 2 kapal perintis, yakni KM Amukti Palapa dan KM Andina, selain ombak besar, tapi juga dikarenakan kontrak pelayarannya sudah habis akhir Desember 2006 kemarin. ( Nita, Esha )