News Room, Jum’at ( 01/07 ) Tidak beroperasinya kapal perintis Amukti Palapa, pada Jum’at (01/07) pagi, akibat kerusakan salah satu mesin, membuat ratusan warga Kepulauan Masalembu, Sumenep, mengamuk di pelabuhan Kalianget. Sikap warga ini dipicu oleh adanya informasi bahwa pelayaran kapal perintis diganti kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) I, milik PT. Sumekar Line. Namun, karena kendala teknis, akhirnya sempat dikabarkan tidak jadi berlayar. Salah seorang warga Desa Masalima, Kecamatan/pulau Masalembu, H. Nur Muhammad Ijas mengaku kecewa terhadap manajemen PT. Sumekar Line yang tidak cepat menangani kendala tersebut. “Kami sangat kecewa. Sebab kendalan teknis itu tidak terlalu rumit, kami tetap ingin kapal ke Masalembu berlayar. Kami tidak bisa menunggu penundaan pelayaran lagi, karena persediaan uang sudah habis. Kalau ditunda, kami tidak akan bisa hidup,”kata H. Ijas, di Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Jumat (01/07). Untuk mengantisipasi amukan warga Masalembu sebagai bentuk kekecewaan kapal perintis tidak beroperasi, Anggota DPRD Sumenep asal Masalembu, Darul Hasyim turun langsung ke Pelabuhan Kalianget. “Mestinya kapal pengangkut penumpang beserta barang itu, secara rutin berlayar ke Masalembu. Kendala teknis terkait gaji anak buah kapal (ABK) yang belum dibayar, lalu mereka tidak mau berlayar, seharusnya tidak terjadi. Tapi, setelah saya koordinasi dengan pihak managemen PT. Sumekar Line, persoalan itu sudah teratasi, dan kapal siap berangkat ke Masalembu,’ terangnya. Sementara, Managemen Operasional PT Sumekar, Bambang Supriyo membenarkan, jika sebelumnya ABK-nya menuntut pembayaran gaji dilakukan hari ini. “Para ABK memang menuntut gaji dibayarkan sekarang juga. Kami pun langsung melakukan rapat internal. Alhamdulillah, gaji mereka bisa dicairkan hari ini juga. Dan, kapal DBS I dipastikan berangkat ke Masalembu, Jum’at (01/07) ini, sekitar pukul 15.00 WIB,”ungkapnya. Keputusan pemberangkatan kapal DBS I ke Masalembu disambut gembira oleh para calon penumpang, yang sebagian besar merupakan warga kepulauan Masalembu. ( Nita, Esha )