News Room, Senin ( 22/02 ) Pemberian pelatihan pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) bagi guru, khususnya guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) sangat penting dilakukan, sehingga nantinya bisa ditindak lanjuti kepada para siswa sebagai persiapan dalam mengikuti Ujian Nasional (UNAS). Hal tersebut diungkapkan Kasi Adminitrasi dan Pelatihan Kementrian Agama Propinsi Jatim, Drs. H. Makmur Kohar, M.Pd usai penutupan kegiatan Diklat ditempat kerja (DDTK) dalam rangka persiapan pelaksanaan USBN di Aula Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sumenep, Senin (22/02). “Kami berharap, ini juga bisa ditindak lanjuti kepada guru-guru yang lain, utamanya sasarannya kepada siswa, sehingga siswa akan lebih siap dalam mengikuti Ujian Nasional,â€Âujarnya. Diakui selama ini terkadang meskipun siswa mengetahui jawabannya, namun ketika dalam pengisiannya tidak benar, bisa berakibat kesalahan, sehingga otomatis akan berdampak pada nilai siswa sendiri. Karena itu, nantinya harus lebih jelas dan teliti dalam memberikan pengetahun kepada siswa. Untuk Diklat kali ini, pihaknya memang hanya memberikan kepada 30 guru MI yang tersebar di wilayah Kabupaten Sumenep, yang dilaksanakan sejak Jumat (19/02) hingga hari ini. Namun, nantinya diharapkan masing-masing peserta bisa menindak lanjuti kepada guru yang lain, utamanya guru yang memang mengajar di kelas VI MI. Sementara itu berdasarkan hasil UNAS tahun sebelumnya, khususnya di Jawa Timur, tegas Makmur, masih cukup memuaskan. Karena itu, melalui Diklat kepada para guru MI ini akan semakin meningkatkan nilai UNAS yang akan datang. ( Ren, Esha )