News Room, Jumat ( 28/06 ) Peristiwa tragis menimpa Misjawi, warga Desa Beluk Kenek, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep. Kakek yang berusia 60 tahun itu, Jumat (28/06) dini hari, tewas bersimbah darah ditempat tidurnya. Korban dibantai komplotan bercadar hingga tubuhnya penuh dengan luka bacok. Kala itu, sekitar pukul 03.45 WIB, korban yang sedang tidur nyenyak bersama istrinya Masriyah (55), didatangi 3 orang bercadar. Tanpa berisik, para pelaku langsung membantai korban hingga tewas. Bahkan istri korban juga mengalami luka bacok di kepala. Beruntung nyawanya masih tertolong, karena berhasil meloloskan diri dari kepungan pelaku, dan berlari ke luar rumah sambil berteriak meminta tolong. Mengetahui hal itu, para pelaku langsung kabur, khawatir dikepung massa. Kapolsek Ambunten, Iptu Supardi menjelaskan, motif dari pembunuhan sadis ini masih dalam penyelidikan. “Polisi masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan meminta keterangan sejumlah saksi. Diduga penganiayaan itu dilakukan 3 orang bercadar,”tandasnya. Menurutnya, identitas pelaku belum diketahui, karena mereka menggunakan cadar, sehingga istri korban tidak mengenalinya. “Para pelaku itu memakai cadar, makanya sulit dikenali. Apalagi di TKP tidak ada barang milik pelaku yang tertinggal ketika mengeksekusi korban,”tuturnya. Barang bukti yang diamankan, lanjut Supardi, hanya berupa baju korban dan kasur yang penuh darah. Sedangkan jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk dilakukan visum. Saat ini istri korban juga tengah dirawat intensif di RSUD Sumenep, karena mengalami luka dibagian kepala. ( Nita, Esha )