Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-10-2013
  • 304 Kali

Kades Minta Evaluasi Distribusi Dan Data Penerima Raskin

News Room, Kamis ( 24/10 ) Distribusi raskin untuk kepulauan yang saat ini sudah mendapat bantuan transportasi oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep, mendapat tanggapan serius sejumlah Kepala Desa di Kepualauan. Sebab, meskipun distribusinya langsung ke Desa, namun tidak dilakukan oleh Tim Raskin Kecamatan maupun Desa, namun dilakukan oleh pihak ketiga. Kepala Desa Pajenangger Kecamatan Arjasa, Daeng Mohammad Sulton kepada wartawan, Kamis (24/10) mengungkapkan, pihaknya berharap distribusi raskin yang baru dilakukan dengan kebijakan baru tersebut perlu ditinjau ulang dan dilakukan dengan hati-hati. Sebab, selama ini yang menjadi persoalan ketika raskin datang masyarakat tidak langsung melakukan penebusan raskin, namun terkadang Tim di Desa yang menanggulangi. “Disamping itu, dengan harapan untuk tepat sasaran sementara data penerima raskin dibawah masih terjadi banyak salah sasaran, yang tercatat sebagai penerima kadang mereka yang kaya dan yang miskin tidak tercatat,”ujarnya. Sebab, yang dilakukan selama ini terkadang dengan cara membagikan kepada masyarakat miskin yang sangat membutuhkan dengan cara bergantian dan semacamnya. Karena Kepala Desa menjadi tumpuan keluhan masyarakat yang tidak tercatat namun benar-benar miskin. “Jadi kami ingin kebijkan tersebut kami apresiasi, hanya saja dibarengi dengan pendataan yang valid ke Desa-desa, agar tidak menjadi persoalan setiap kali ada penebusan raskin,”tambahnya. Hal senada juga diungkapkan Kepala Desa Angkatan Kecamatan Arjasa, Moh. Tohir. Menurutnya, sebagai ujung tombak penyaluran raskin dibawah Kepala Desa memang menjadi tumpuan masyarakat. Sebab, masyarakat tahunya data penerima raskin dilakukan Kepala Desa, padahal data penerima diterima langsung dari data pusat melalui pendataan yang dilakukan secara umum saat sensus. “Tolong disamping kebijakan baru yang dilakukan Pemkab Sumenep, hendaknya perlu dilakukan pendataan kembali penerima raskin, karena jika mengacu pada data yang ada selama ini jauh dari harapan,”ungkapnya. Ditanya mengenai pendistribusian raksin yang dilakukan melalui bantuan transport hingga ke Desa, Tohir, berharap tidak terjadi persoalan secara teknis. Sebab, berdasarkan zona dan memang kebijakannya berbeda dan itu perlu dilakukan evaluasi untuk kebijakan selanjutnya. ( Ren, Esha )