Media Center, Jumat ( 07/09 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap pelaku kesenian topeng dalang membangun sinergitas dengan pemerintah daerah dalam rangka melestarikan dan merawat kebudayaan lokal.
“Tugas kita bersama adalah membangkitkan kembali kesenian topeng dalang agar kesenian ini tetap lestari sepanjang masa baik itu melalui pagelaran atau penampilan dan festival.” kata Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, pada Pagelaran Topeng Dalang dalam rangkaian kegiatan Tahun Kunjungan Wisata Sumenep atau Visit Sumenep 2018, di areal Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) Giling Kecamatan Kota Sumenep, Jum’at (07/09) malam.
Ia menyampaikan, saat ini, antara jumlah penari dan dalang tidak berimbang apalagi pedalang senior berpengalaman di Sumenep sudah bisa dihitung dengan jari.
Sedangkan penarinya justru jumlahnya cukup banyak mencapai ratusan orang, sehingga harus menjadi perhatian serius pihak terkait agar regenerasi dalang tetap berlanjut di era apapun.
“Diharapkan kaderisasi topeng dalang bisa berlanjut di masa mendatang dengan berbagai kegiatan yang dilakukan untuk merangsang geliat dalang-dalang muda di Sumenep.” imbuh pengusaha muda sukses ini.
Achmad Fauzi mengungkapkan, kaderisasi perlu dilakukan agar topeng dalang tetap menjadi bagian dari kultur dan tradisi masyarakat, sebab tradisi dan budaya di era modern saat ini, topeng dalang bukan hanya sebagai hiburan semata, namun juga positif sebagai pendukung pengembangan sektor wisata di Sumenep.
Apalagi topeng dalang Kabupaten Sumenep pernah tampil di kancah internasional yang harus jadi motivasi semua elemen.
“Perlu dilakukan sosialisasi kepada generasi muda untuk melestarikan warisan leluhur, dengan harapan jangan sampai kesenian lokal hanya menjadi kebanggaan sejarah, namun keseniannya sendiri lenyap tergilas peradaban masa.” pungkasnya.
Perlu diketahui Pagelaran Topeng Dalang dilaksanakan selama 2 hari sejak Jum’at 07 September hingga Sabtu, 08 September 2018. ( Yasik, Fer )