Media Center, Kamis ( 17/06 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bertekad untuk meningkatkan raihan sebagai salah satu Kabupaten Terinovatif di Indonesia, dengan mengembangkan indeks inovasi di tiap-tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jajaran pemerintah setempat.
“Sumenep ditetapkan sebagai Kabupaten Terinovatif oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) karena masuk 10 besar nasional, bukan untuk berpuas diri tidak ingin melakukan beragam inovasi,” kata Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kabupaten Sumenep, Helmi pada Sosialisasi dan Evaluasi Pengisian Indeks Inovasi Daerah, di Kantor Bappeda, Kamis (17/06/2021)
Helmi menyatakan, pemerintah daerah menginginkan untuk meningkatkan indeks inovasi daerah tahun ini, tidak lepas dari komitmen Bupati dan Wakil Bupati Sumenep bersama seluruh OPD. Sebab, dengan inovasi daerah yang membuat Kabupaten Sumenep makin kompetitif dan prima melayani masyarakat.
“Yang jelas, prestasi pada tahun 2020 adalah semangat untuk mengakselerasi inovasi-inovasi yang ada di Kabupaten Sumenep,” terangnya.
Ia mengungkapkan, melalui Indeks Inovasi Daerah dalam rangka menjawab tuntutan masyarakat yang semakin besar, mengingat inovasi ini memiliki nilai strategis guna memperkuat kemandirian daerah, serta mendorong peningkatan kinerja pemerintah melakukan kreativitas dan inovasi.
“Inovasi sebagai kekuatan kemajuan dalam mengembangkan cara-cara baru dan nilai-nilai baru, sehingga jangan sampai terjebak dalam rutinitas monoton, agar masyarakat untuk mendapatkan pelayanan tidak terhambat, terlebih lagi perkembangan dunia yang berubah cepat,” pungkas Helmi. ( Yasik, Fer )