Sumenep-Infokom News Room : Sejak awal tahun 2006 hingga akhir Pebruari lalu, jaringan Telkom Sumenep mengalami kendala, terkait kabel telephone kepada para pelanggan dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung-jawab. Sehingga, Telkom mengalami kerugian mencapai Rp. 200 juta. Demikian diungkapkan Bagian Jaringan Telkom Sumenep, Ismanadi. Ismanadi menuturkan, kerugian tersebut terdiri dari Rp.100 juta bagi kabel Telkom, dan Rp.100 juta kerugian dibagian pulsa dan transportasi. Ia menerangkan, dengan adanya peristiwa pencurian kabel tersebut, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Polsek setempat, yang dilanjutkan dengan melaporkan ke Polres Sumenep. Ismanadi memaparkan, pencurian kabel Telkom tersebut, terjadi di 4 lokasi, yakni Kecamatan Bluto, Pasongsongan, Ambunten dan Batang-batang. Ismanadi menjelaskan, akibat pencurian kabel itu, maka sekitar 320 pelanggan merasa dirugikan, karena tidak bisa menggunakan fasilitas Telkom, yakni 100 pelanggan di Kecamatan Pasongsongan dan Ambunten, 160 pelanggan untuk Kecamatan Batang-batang, dan 60 pelanggan di Kecamatan Bluto. Ditambahkan Ismanadi, untuk menghindari kekecewaan dari pelanggan, maka pihaknya bertindak cepat dalam mengatasi persoalan tersebut, yakni dengan memperbaiki dan mengganti jaringan kabel yang hilang. Sehingga, sejak awal Maret kemarin, pelanggan yang jaringan kabelnya dicuri, sudah bisa menikmati dan menggunakan kembali fasilitas Telkom. Lebih lanjut Ismanadi berharap kepada para pelanggan, agar ikut memiliki dan menjaga kabel Telkom tersebut, sehingga pencurian terhadp kabel Telkom tidak terjadi lagi. ( Nita, Esha )