Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-01-2006
  • 712 Kali

KABAR 4 KK KELAPARAN TIDAK BENAR

Sumenep-Infokom News Room : Kabar adanya 4 Kepala Keluarga (KK) yang pantas diduga sedang kelaparan di Dusun Semah, Desa Batuampar Kecamatan Guluk-guluk Kabupaten Sumenep ternyata mendapat perhatian serius dari Gubernur Jawa Timur, Imam Utomo. Buktinya, Kepala Bakorwil Madura, Makmum Basuki, Rabu (11/01) pukul 10.00 WIB turun kebawah (turba) untuk mengecek langsung kondisi KK tersebut. Informasi tersebut diperoleh dari Sekcam Guluk-guluk, Mustangin. Selanjutnya Mustangin meminta agar berbicara langsung dengan stafnya yang bernama Suryadi Samsul Arifin, karena Bakorwil ngecek kelapangan didampingi Suryadi, terangnya melalui telpon. Suryadi saat dikonfirmasi menceritakan, sekitar pukul 10.00 WIB pihaknya kedatangan tamu dari Bakorwil Madura yang ingin mengetahui kondisi dilapangan soal KK kelaparan, mereka katanya diperintahkan Bapak Gubernur untuk mengecek langsung. Sebab ada pemberitaan lain yang menyatakan KK yang kelaparan itu tidak memperoleh bantuan tunai langsung (BLT) paparnya. Hasilnya, Suryadi menjelaskan bahwa setelah dicek dan ditanya secara rinci, pihaknya berkesimpulan tidak terjadi kelaparan pada empat kk di Dusun Semah. “Tidak benar ada kelaparan“ Mereka hanya benar-benar miskin dan layak mendapat perhatian. Saat ini mereka sedang panen jagung. Empat KK yang dianggap kelaparan itu juga telah tercatat sebagai penerima BLT. Ada buktinya kok, ujarnya sembari menerangkan Kepala Desa Batuampar, Moh. Hafifuddin ikut mendampingi rombongan Bakorwil Madura. Suryadi menambahkan, bahwa pada hari Selasa, (10/01) Wakil Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Sumenep, Drs. Santoso bersama stafnya Ali Rahmad juga telah mengunjungi lokasi empat KK miskin yang berada didataran tinggi. Mereka telah memberikan bantuan beras satu kwintal bagi 4 KK tersebut. Selama berada di Dusun Semah, Santoso juga didampingi oleh Kepala Desa Batuampar Moh. Hafifuddin. Ketika dikonfirmasi, Santoso menegaskan, 4 KK di Dusun Semah masuk klasifikasi miskin. Sehingga untuk tempat tinggal mereka yang tidak layak huni, akan secepatnya mendapat perhatian. “Kita akan memberikan bantuan agar tempat tinggal mereka menjadi layak huni�. Insya Allah, tahun ini juga bantuan ini akan diupayakan untuk direalisasikan secepatnya, kata Santoso singkat. ( JP, Im )