Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-01-2014
  • 692 Kali

Jembatan Di Dusun Tambak Desa Braji Ambrol

News room, Sabtu ( 25/01 ) Akibat luapan dan kerasnya aliran sungai Ambat di Desa Braji Kecamatan Gapura, jembatan sepanjang 10 meter dengan lebar 2,5 meter itu ambrol. Kejadian, mengejutkan tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Yang awalnya terjadi retak dibagian pinggir utara jembatan, dan beberapa saat kemudain dibagian selatan sungai ambles, karena kaki jembatan patah. Salah seorang warga Desa setempat, Herman mengaku kaget dengan kejadian tersebut, sehingga membuat warga berdatangan untuk melihat kejadian. Karena awalnya hanya retak, sejumlah warga masih terlihat melewati jembatan yang menghubungkan 2 RT di Dusun Tambak yang berdekatan dengan Ponpes Al-Karimiyah Braji tersebut. “Untunglah saat kejadian tidak ada satupun orang yang melewati jembatan yang terkikis derasnya air, karena segera menghidar sesaat sebelum amblas,”jelasnya. Ditambahkan, Herman, pembangunan jembatan tersebut sekitar tahun 2000 melalui Program Penanggulangan Kemiskinan Perdesaan (P2KP). Pihaknya berharap, karena jembatan tersebut sangat dibutuhkan warga khususnya di 2 RT, yakni RT : 09 dan RT : 10, utamanya anak-anak yang akan sekolah dan mengaji. Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Drs. H. Koesman Hadie, M.Si ketika dikonfirmasi ditempat kejadian, mengaku akan menginventarisir dulu apa yang bisa dilakukan BPBD dengan amblesnya jembatan di Dusun Tambak tersebut. Terkait dengan pembangunan kembali secara permanen jembatan maupun bronjong dari Dinas teknis terkait. “Untuk sementara kemungkinan kami akan bangun jembatan darurat, karena merupakan kebutuhan masyarakat dan anak-anak yang sekolah dan ngaji, karena harus memutar dari utara sungai untuk menuju selatan sungai,”ungkapnya. ( Ren, Esha )