News Room, Sabtu ( 17/03 ) Selama sepekan, cuaca di kepulauan sangat mencekam, angin kencang disamping merusak sejumlah rumah, perahu dan tumbuh-tumbuhan, juga merusak sarana umum. Seperti halnya dermaga di Pulau Sapeken, pada jembatan di dermaga pelabuhan Sapeken kondisinya sudah hampir putus karena diterjang gelombang besar. Salah seorang masyarakat setempat, Suraini melalui telepon selulernya kepada News Room, Sabtu (17/03) mengaku kerusakan di jembatan dermaga itu sangat berbahaya bagi keselamatan penumpang ketika hendak melewatinya. Karena itu, pelabuhan yang menjadi tempat berlabuhnya Kapal Perintis tersebut perlu segera diperbaiki. “Kami berharap rusaknya jembatan di dermaga itu dapat segera ditangani, karena jika tidak, akan merembet pada yang lainnya,”ujarnya. Dijelaskan Suraini, saat ini saja masyarakat harus mengambil jalan lain ketika akan naik kapal maupun turun dari kapal. Dan, kenyataan itu sangat berbahaya, karena penumpang sangat kesulitan dan bisa-bisa terjatuh ketika tidak berhati-hati betul. Disamping itu, pihaknya juga berharap adanya pengawasan yang serius ketika harus dilakukan pembangunan jembatan dan sebagainya, khususnya didaerah kepulauan, sehingga, para pelaksana proyek betul-betul memperhatikan kwalitas pelaksanaannya, agar anggaran yang dikeluarkan tidak sia-sia. “Disamping membuang anggaran percuma, juga berbahaya pada keselamatan orang banyak,”pungkasnya. ( Ren, Esha )