Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-08-2009
  • 886 Kali

Jelang Rhamadhan, Pasar Sattoan Semakin Ramai

News Room, Sabtu ( 08/08 ) Pasar Sattoan yang merupakan pasaran hari Sabtu di Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget, hampir setiap pasaran tdak pernah sepi oleh pengunjung. Baik dari penduduk Desa dan Kecamatan setempat maupun dari luar Kecamatan lain, seperti Talango, Kota Sumenep, Gapura, Batang-batang, Manding, dan sebagainya. Yang jelas, Pasar Sattoan selalu dinanti-nantikan oleh masyarakat untuk berbelanja utamanya belanja berbagai bahan kain, pakaian dan sebagainya. Apalagi menjelang puasa Rhamadan saat ini, Pasar Sattoan semakin ramai dari biasanya. Sebab, Pasar Sattoan dikenal murah, dan pilihannya cukup banyak. Seperti halnya yang diungkapkan salah seorang pengunjung Pasar Sattoan, Asmiyati warga Desa Parsanga, mengaku hampir setiap bulan dirinya bersama tetangga dan famili selalu datang ke Pasar Sattoan. “Saya senang belanja di Pasar Sattoan ini karena disamping barangnya lebih murah dibandingkan dipasar dan tempat lain, juga berbagai kebutuhan busana hampir semua ada disana,”ujar Asmiyati. Bahkan menurutnya, disamping harga murah jika membeli banyak untuk dijual lagi masih bisa untung. Bahkan kadang lebih murah dari kolakan di Surabaya dan sebagainya. Hal itu diakui Asmiyati, sebab dirinya sering juga menjadi pedagang pakaian musiman menjelang Ramadhan. Sementara salah seorang pedagang Pasar Sattoan asal Kabupaten sampang, H. Toha mengaku sudah puluhan tahun menjadi pedagang pakaian. Dan hampir setiap hari Sabtu, jika tidak ada halangan mesti jualan di Pasar Sattoan ini. Menurutnya, di Pasar Sattoan memang berbeda dengan beberapa pasar yang ditempati jualan. Selain pengunjung selalu ramai, sepertinya daya beli masyarakat yang datang cukup tinggi, sehingga diakui hampir mendapat keuntungan yang cukup memuaskan jika berjualan dipasar ini. Hal yang sama juga diakui pedagang kain asal Desa Kebunagung Sumenep, Sa’atun. Menurutnya, setiap hari-hari pasaran selalu dikunjungi. Namun hari Sabtu merupakan pasaran yang paling diminati oleh pembeli, sehingga biasanya pada pasaran Sattoan membawa barang lebih banyak ketimbang pasaran Senin dan Kamis diluar pasar Kalianget Timur itu. Para pedagang diakui memang banyak dari luar Kalianegt Timur sendiri, seperti dari Manding, Gapura, Kota Sumenep dan dari Kabupaten Pamekasan dan Sampang. Bahkan, dari ramainya Pasar Sattoan, lingkungan sekitarpun mendapat kecipratan hasl dari parkir mobil, sepeda motor dan sebagainya. Setidaknya, dibagian parkir timur dan barat mendapat hasil rata-rata diatas Rp. 1 juta setiap pasaran. Menurut Yasid, salah seorang petugas parkir mengungkapkan untuk hasil dari parkir biasanya dibagi empat pos. Pertama sebanyak 25 persen untuk dana kotak amal mesjid, kedua 15 persen untuk RT, ketiga 15 persen untuk keamanan, sedangkan sisanya 45 persen untuk dibagikan kepada para petugas parkir. ( Ren, Esha )