News Room, Sabtu ( 23/07 ) Menjelang bulan puasa Ramadhan, persediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Sumenep, masih aman. Sesuai data di PMI Cabang Sumenep, untuk hari Sabtu (23/07) ini, stok darah mencapai 15 kantong dari berbagai golongan. Ketua PMI Cabang Sumenep, Drs. H. Kurniadi Widjaja, M.Si menjelaskan, persediaan darah selama bulan Suci Ramadhan nanti, tidak perlu dikhawatirkan. “Kalau mengacu pada tahun-tahun sebelumnya, kebutuhan darah saat bulan puasa cenderung menurun 30 persen. Kondisi itu seiring dengan penurunan pasien di rumah sakit. Makanya, kami tidak terlalu khawatir terhadap kebutuhan darah di bulan Suci Ramadhan,”kata H. Kurniadi, di Sumenep, Sabtu (23/07). Selain permintaan darah menurun, kata H. Kurniadi, biasanya pendonor darah pada bulan puasa juga berkurang. “Kemungkinan karena warga sedang berpuasa, sehingga enggan mendonorkan darahnya. Bahkan, pendonor aktif pun tercatat tidak datang ke PMI, ketika bulan Suci Ramadhan,”terangnya. H. Kurniadi mengemukakan, meski diprediksi terjadi penurunan permintaan, dan pendonor darah, namun pihaknya tetap menyiagakan petugas di unit PMI Sumenep. “Kami tidak pernah mengkosongkan unit PMI tanpa petugas satu orang pun. Sebab, ada saja warga yang mendonorkan darahnya, untuk kepentingan keluarganya yang sedang sakit. Jadi, PMI tidak boleh kosong,”ungkapnya. H. Kurniadi mengaku bangga, selama ini pihaknya belum pernah menerima keluhan dari pasien, atas persediaan darah di PMI Sumenep. “Sekalipun persediaan darah tidak sesuai kebutuhan, tapi warga tidak mengeluh. Karena, kekurangan itu kami selalu ikut mencarikan pendonor pasif, hingga terpenuhi kebutuhannya,”pungkasnya. ( Nita, Esha )