News Room, Sabtu ( 26/12 ) Pada setiap pergantian tahun, sepertinya keberadaan terompet merupakan barang wajib untuk menyambutnya. Dengan semakin dekatnya momentum hari pergantian tahun itu, sejumlah penjual terompet mulai menjamur di beberapa sudut kota Sumenep. Mereka bermaksud mengais rejeki dengan berjualan aneka terompet tersebut. Puluhan penjual terompet di sekitar kota Sumenep terlihat berjejer menjajakan dagangannya di sepanjang Jl. Trunojoyo dan di kawasan Taman Adipura. “Semoga saja tidak seperti tahun lalu,â€Âujar Sumarwi, salah seorang penjual terompet di kawasan Taman Adipura, saat ditemui News Room, Jum’at (25/12). Pria asal Desa Gapura Timur Kecamatan Gapura itu menceritakan, tahun lalu, omset penjualan terompet berbagai jenis sangat minim. “Kalau tahun kemarin, hasil penjualan terompet ini sangat minim, sebab pada saat itu hujan mengguyur, dan para penjual terompet mengalami kerugian besar,â€Âungkapnya. Pada tahun ini, lanjut Asmawi yang sejak 7 tahun lalu memanfaatkan momentum pergantian tahun ini, dirinya bersama puluhan penjual terompet yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur berharap ada berkah dari momentum tahunan tersebut. Penjualan terompet yang harganya bervariasi itu, yakni mulai dari Rp. 5.000,00 hingga Rp. 50.000,00 dengan bermacam bentuk dan corak ini dapat menarik masyarakat pembeli yang akan menandai pergantian tahun ini, sehingga hasil penjualannya lumayan banyak. ( Esha )