News Room, Rabu ( 11/12 ) Menjelang tutup tahun 2013, realisasi Beras Untuk Rakyat Miskin (Raskin) ternyata masih bersisa 15 persen. Hingga awal Desember ini, realisasi raskin masih berjalan 85 persen. Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Sumenep, Moh. Hanafi, mengaku belum mengetahui secara pasti terkait adanya raskin yang belum ditebus itu. "Kami masih melakukan kroscek ke masing-masing Kecamatan yang penebusannya minim, termasuk ke Gudang Bulog," kata Hanafi, tanpa menyebutkan secara detail Kecamatan mana saja yang belum menebus raskin. Sedangkan realisasi raskin ke 13 dan 14, kata Hanafi, khusus bulan November, sebagian sudah ada yang bisa ditebus. "Namun, masih belum kami inventarisir, sehingga untuk bulan November belum termasuk ke data, data 85 persen hanya pada bulan Oktober," terangnya. Ia mengungkapkan, realisasi raskin yang terendah berada di daerah kepulauan Masalembu. "Seperti biasanya, kendala cuaca dan transportasi, yang menyebabkan realisasi di Masalembu terendah," ungkapnya. Namun, lanjutnya, pihaknya sudah punya rencana lain untuk mengantisipasi kendala itu. "Yaitu, diekspedisikan hingga langsung sampai ke Balai Desa. Sehingga Kepala Desa tidak usah repot pergi ke Sumenep, kami langsung ekspedisikan langsung ke Balai Desa. Tetapi ini hanya khusus kepulauan," ujarnya. Untuk raskin yang masih belum ditebus, pihaknya memberikan target waktu hingga akhir bulan Desember. "Jika dalam waktu yang telah ditentukan belum juga ditebus, maka raskin itu akan hangus,"tegasnya. ( Nita, Esha )