Sumenep-Kominfo News Room : Cuaca di Jawa Timur, dalam tiga hari kedepan, umumnya berawan dan berpeluang hujan pada sore atau malam hari, dengan intensitas ringan hingga sedang. Ini dikarenakan peralihan musim pancaroba dari musim penghujan ke musim kemarau. Kepala Seksi Data dan Informasi BMG Juanda, Drs. Endro Tjahyono, saat dikonfirmasi kemarin mengatakan, selain itu hujan dengan durasi tidak terlalu lama. Sedangkan ciri-ciri musim pancaroba yang terjadi pada April-Mei, yakni lebih sering bermunculan awan-awan Cumulus Nimbus (CB) yang menimbulkan petir dan berpotensi angin Puting Beliung. Angin pada umumnya bergerak dari arah timur laut dan tenggara, dengan kecepatan 0,5-60 km/jam. Suhu udara berkisar 18-42 derajat celcius. Sementara untuk Surabaya, arah angin dari timur laut, dengan kecepatan 5-50 km/jam. Suhu udara 24-34 derajat celcius. Potensi hujan sore atau malam hari dan bersifat sporadis. Endro mengharapkan masyarakat hendaknya tetap waspada dalam perubahan musim pancaroba, yang masih berpotensi angin Puting Beliung. Endro menambahkan, untuk penerbangan di Jawa Timur relatif kondusif, namun yang perlu diwaspadai adalah penerbangan dengan rute Irian Jaya dan Sumatera. Karena banyak awan-awan, yang menyebabkan peluang turbulent (goncangan) lebih besar, sehingga kurang kondusif untuk penerbangan. Kasie Observasi dan Informasi BMG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Arif Triono, mengatakan, perairan di Indonesia relatif kondusif untuk pelayaran, baik dari kondisi cuaca maupun tinggi gelombang. Tinggi gelombang Samudera Hindia 0,8-2,0 meter dan Laut Jawa 0,6-1,5 meter. Perairan Bawean antara 0,6-1,3 meter, Kepulauan Kangean 0,8-1,5 meter, Selat Bali 0,5-1,3 meter dan Selat Madura 0,5-1,3 meter. Pasang air laut di daerah perairan Pantai Jawa Timur, pasang maksimum, pada Sabtu, (14/04) 80 cm, terjadi pukul 09.00 dan surut minimum 100 cm terjadi pukul 02.00. Minggu (15/04) pasang maksimum mencapai 100 cm dan surut minimum 100 cm terjadi pukul 03.00, dan Senin (16/04) pasang maksimum 120 cm terjadi pukul 10.00 dan surut minimum 100 cm terjadi pukul 16.00. ( JNR, Esha )