Sumenep-Kominfo News Room : Dugaan masyarakat yang telah meninggal dunia masih terdaftar sebagai penerima raskin di Desa Sepanjang Kecamatan Sapeken, yang sebelumnya sempat dilaporkan salah satu LSM ke DPRD Sumenep, akhirnya Kepala Desa Sepanjang, Moh. Sadik angkat bicara. Menurutnya, pihaknya dalam mendata masyarakat penerima raskin selalu bersikap hati-hati. Namun tidak menutup kemungkinan, apabila ada masyarakat yang terdaftar sebagai penerima raskin itu, setelah pendataan yang bersangkutan meninggal dunia. Oleh karenanya menurut Moh. Sadik, pihaknya belum bisa memastikan, apakah memang ada masyarakat yang meninggal tersebut masih terdaftar sebagai penerima raskin. Moh. Sadik menuturkan, dengan jatah raskin sebanyak 1,5 ton itu, sebenarnya jatah raskin tersebut sangat tidak mencukupi, dibangdingkan jumlah masyarakat penerima, sehingga sebagai alternatif pembagian raskin itu diberikan secara bergiliran. Namun Moh. Sadik mengakui, untuk tahun ini jatah raskin di desanya bertambah, jika sebelumnya hanya sebanyak 1,5 ton kini jatahnya bertambah sebanyak 8 ton. Sementara itu Camat Sapeken, Drs. Suprayogi menambahkan, pihaknya sudah menginstruksikan kepada masing-masing Desa agar untuk pendistribusian raskin tersebut, para Kepala Desa hendaknya membuat daftar baru, sehingga pendataan itu akurat. ( Yasik, Esha )