News Room, Rabu ( 24/09 ) Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si mengingatkan para Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Sumenep yang bakal berangkat tahun ini, bisa membawa nama baik Kabupaten Sumenep. Jangan sampai kejadian yang kurang baik pada tahun-tahun sebelumnya, dilakukan oleh jamaah di Tanah Suci nantinya. “Selain fisik harus kuat, bathin juga harus kuat dengan berbagai godaan. Jika badan kuat, mental juga harus kuat,”ungkap Bupati Sumenep pada acara Pelepasan Jamaah Calon Haji Kabupaten Sumenep, di Gedung KORPRI Sumenep, Rabu (24/09). Menurutnya, para JCH diharapkan menjaga kesehatan lahir dan bathin, sehingga selama menunaikan ibadah tidak ada kendala yang berarti, dan pulang dengan menyandang Haji Mabrur. Karena, ibadah haji merupakan ibadah yang istimewa bagi ummat Islam, dan itu banyak disebutkan di dalam Al-Quran. Selain itu, ibadah haji juga banyak faedah-faedah lainnya, seperti berziarah di Mekkah dan Madinah, serta ketempat-tempat bersejarah bagi ummat Islam. Karena itu, ketika naik haji harus menyerahkan dirinya dihadapan Allah SWT segala apa yang ada pada dirinya, dan segala apa yang dimiliki hanya untuk menuju kepada-Nya. Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Drs. H. Mohammad Shodiq, M.Hi mengungkapkan, dari 543 JCH asal Kabupaten Sumenep sudah dipersiapkan untuk pemberangkatan pada tanggal 26 September 2014 mendatang menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya. “Jamaah Calon Haji asal Sumenep berangkat dengan kloter 62 yang merupakan rombongan utuh dari Sumenep, dan kloter 64 untuk jamaah gabungan dengan Kabupaten Pamekasan,”jelasnya. Sedangkan dari 543 Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Sumenep termuda berusia 19 tahun, atas nama Moh. Ismail Prayogi bin Abdul Gani dari Desa Giring Kecamatan Manding, dan tertua Musahman bin Nur Alim yang berusia 91 tahun yang merupakan Jamaah Calon Haji asal Kecamatan Gayam Kepulauan Sapudi. ( Ren, Esha )