Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-05-2026
  • 163 Kali

Jaga Stabilitas Pasar, TPID Sumenep Pantau dan Awasi Langsung Harga dan Stok Bahan Pokok Jelang Idul Adha

Media Center, Senin (25/05) Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep turun langsung melakukan pemantauan sekaligus pengawasan harga dan stok kebutuhan pokok. Kegiatan yang mengambil titik di Pasar Anom Sumenep dilaksanakan pada Sabtu (22/05/2026

Sekretaris TPID Kabupaten Sumenep Dadang Dedy Iskandar mengatakan, pengawasan dilakukan terhadap berbagai komoditas penting seperti beras, minyak goreng, telur, daging, hingga cabai. Hal itu untuk memastikan pasokan bahan pokok tetap aman serta harga di pasaran masih terkendali menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat hari besar keagamaan.

“Dari hasil pemantaun, komoditi yang mengalami kenaikan, di antaranya cabe merah besar harganya Rp 50.000 sampai dengan Rp 55.000 perkilogram, cabe rawit Rp 90.000 sampai dengan Rp 100.000 perkilogram, bawang merah Rp 40.000 sampai dengan Rp 45.000 perkilogram, telur ayam ras Rp 26.000 Rp 27.000 perkilogram, gula pasir Rp 18.500 perkilogram, minyak curah Rp 19.000 perkilogram, Minyakita harga sesuat HET Rp 15.700 perliter, beras SPHP Rp 62.500 per 5 kilogram,” ujarnya kepada Media Center Diskominfo Sumenep, Senin (25/05/2026).

Meski demikian, menurut Dadang, pemerintah memastikan kondisi stok kebutuhan masyarakat masih relatif aman.

Mengenai pemantauan di Pasar Anom, menurut Dadang karena pasar tersebut menjadi perhatian utama karena merupakan pasar induk yang menjadi rujukan harga bagi sejumlah pasar di kecamatan. Oleh karena itu, pengawasan distribusi dan pasokan terus dilakukan agar tidak terjadi kelangkaan maupun streaming harga yang berlebihan.

“Selain menjaga stabilitas harga sekaligus mencegah praktik penjualan di atas ketentuan pemerintah, masyarakat juga diimbau agar tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” pesannya.

(Han)