Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-10-2012
  • 354 Kali

Jadwal Pelayaran Kapal Cepat Direncanakan Ditambah

News Room, Sabtu ( 20/10 ) Jadwal pelayaran Kapal Cepat Ekspress Bahari 3-C, yang biasa beroperasi pada lintasan Kalianget-Kangean, sebanyak 2 kali dalam 1 minggu, direncanakan akan ditambah. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep, Ir. Heri Kuntjoro Pribadi menjelaskan, penambahan jadwal pelayaran kapal cepat itu, untuk mengantisipasi membludaknya penumpang saat kedatangan Jemaah Haji nanti. “Kami sudah melakukan pertemuan dengan pihak terkait, baik anggota Komisi C DPRD Sumenep maupun Syahbandar Kalianget. Langkah praktis dalam menghadapi angkutan jemaah haji kepulauan adalah menambah jadwal pelayaran kapal cepat,”katanya. Alasan itu, kata Heri, karena kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) I milik PT. Sumekar Line sekarang sedang docking, yang diperkirakan selesai awal Nopember 2012 mendatang. Sedangkan kapal perintis, baik KM Surya Terang Abadi, dan KM Sabuk Nusantara 27, dikhawatirkan masih dalam pelayaran ketika kedatangan jemaah haji kepulauan tersebut. “Tapi, hasil koordinasi dengan operator kapal perintis itu, mereka menyatakan kalau armadanya siap mengangkut para jemaah haji kepulauan. Namun, kami harus mempersiapkan langkah alternatif kalau kapal perintis ternyata nantinya tidak bisa melayani jemaah haji kepulauan. Bahkan, kami juga khawatir docking DBS I tidak selesai awal Nopember, makanya satu-satunya jalan keluar adalah berencana menambah jadwal pelayaran kapal cepat,”terangnya. Heri mengungkapkan, selain itu, pihaknya juga menyiapkan dana sekitar Rp. 50 juta, sebagai langkah kedua, jika kapal cepat tak bisa diandalkan akibat cuaca laut buruk. “Dana tersebut kami siapkan untuk menyewa satu unit kapal perang, kalau penambahan jadwal pelayaran kapal cepat tak terealiasi. Rencananya beroperasi satu kali dengan melayani seluruh jemaah haji kepulauan. Kami sudah berkoordinasi pada TNI-AL. Mereka siap membantu menyewakan kapal perang tersebut,”ungkapnya. Diharapkan semua langkah tersebut, bisa terlaksana demi kelancaran pengangkutan jemaah haji kepulauan Sumenep, yang berjumlah 209 orang. “Jumlah jemaah haji kepulauan Sumenep cukup banyak. Biasanya para penjemput atau kerabat dari 209 jemaah haji itu bisa mencapai 1.000 orang. Karena, 1 jemaah haji biasanya dijemput dengan 20 lebih. Ini yang harus kita waspadai dan diantisipasi,”pungkasnya. ( Nita, Esha )