News Room, Jumat ( 04/07 ) Jika tiap-tiap Dinas atau Kantor di jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep bisa menjadi laboratorium sains atau ilmu pengetahuan untuk siswa di Kabupaten Sumenep, demi menunjang pendidikan. Harapan ini dilontarkan Koordinator Taman Sains Ghai’ Bintang, Januar Herwanto disela kesibukannya mendampingi siswa-siswa sekolah, dalam kegiatan pengenalan teknologi Hot-Spot Bakominfo di areal Taman Aipura Sumenep, Kamis (03/07) malam lalu. “Ini hanya sebuah harapan. Jika ini bisa terealisasi di tiap Dinas, saya yakin pendidikan di Sumenep akan semakin maju, dan anak tidak hanya berkutat dengan text-book atau teori-teori belaka. Mereka akan bisa melihat dari dekat pengejawantahan teori ilmu pengetahuan,†tegas Januar berharap. Januar mencontohkan, misalkan salah satu traffic light atau lampu pengatur lalu lintas di tengah kota Sumenep bisa diaktifkan dengan bantuan listrik tenaga surya. Hal itu bisa menjadi laboratorium atau alat peraga bagi siswa bahwa listrik tidak hanya bisa didapat dari pembagkit listrik tenaga disel, uap, air atau nuklir. Matahari uga mampu menghasilkan listrik. “Ini contoh saja. Saya pernah survey ke ITB, bahwa untuk pembangkit listrik tenaga surya sederhana itu hanya Rp. 5 juta. Dan saya rasa itu bukan halangan jika berfikir positif untuk pengembangan SDM-SDM muda di Bumi Sumekar tercinta ini,†kata Januar sembari tersenyum. Pria penggemar Bonsai dan Sansiviera ini mengatakan, jika ini terwujud entah kapan, ia yakin akan muncul Anas Maulidi yang lain, yang tidak hanya bisa ke Ukraina dan Itali, namun juga benar-benar menjejakkan kaki di bulan. ( Adjie, Esha )