News Room, Sabtu ( 17/04 ) Sikap netral organisasi Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep, dalam menghadapi pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) setempat, bukan isapan jempol semata. Terbukti, seorang pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Pragaan, menyatakan mundur dari jabatannya, karena menjadi tim sukses salah satu bakal pasangan calon Pilkada Sumenep. Ketua Pengurus Cabang NU Sumenep, Drs. KH. Abdullah Cholil, M.Hum mengatakan, pihaknya telah menerima pengunduran diri dari salah seorang pengurus MW NU Pragaan tersebut. “Sesuai aturan, bagi pengurus NU yang menjadi tim sukses bakal pasangan calon Pilkada harus mundur dari jabatannya. Kami sangat menghargai dan menghormati sikap seorang pengurus MWC NU Prgaan itu, yang mundur dengan menyampaikan surat pada pengurus cabang NU,â€Âkatanya. Tindakan semacam itulah, kata Kyai Cholil, yang semestinya dijadikan contoh bagi pengurus NU lainnya. “Ini menunjukkan beliau ingin menjaga NU bersih dan tidak diseret-seret pada kepentingan politik. Secara kelembagaan, NU netral dalam setiap aktivitas politik,â€Âujarnya menuturkan. Kyai Cholil menjelaskan, untuk sementara hanya 1 pengurus MWC NU Pragaan yang mundur. “Padahal, kami menduga banyak pengurus NU yang menjadi tim sukses. Tapi, yang mau bersikap jantan baru 1 pengurus MWC NU Pragaan,â€Âungkapnya menegaskan. Sesuai keputusan KPU Sumenep, hari “H†Pilkada setempat diputuskan pada tanggal 14 Juni 2010. ( Nita, Esha )