Media Center, Senin ( 29/01 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia
(ISEI) Cabang Madura, ISEI berkiprah dan berperan, guna menjawab
tantangan pembangunan ekonomi Madura saat ini dan di masa mendatang.
Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. R. Idris, MM mengatakan,
ISEI memiliki potensi organisasi luar biasa, karena organisasi ini
memiliki anggota multi profesi, mulai dari akademisi, intelektual,
rektor, pegawai Bank, birokrasi hingga profesi lainnya.
Untuk
itulah, tugas ISEI memberi kontribusi nyata kepada Pemerintah Daerah
dalam konteks memberi masukan dan produk ilmiah, terkait berbagai
permasalahan ekonomi yang dihadapi Pemerintah Daerah di Madura.
“Misalnya saja, ISEI membantu memberdayakan ekonomi melalui usaha kecil
menengah berbasis teknologi. Apalagi, saat ini jumlah pelaku usaha kecil
dalam negeri masih rendah, baru sekitar 2,5 persen, dan jumlah pelaku
usaha yang berbasis teknologi lebih rendah lagi, yakni hanya 0,67 persen
dari total penduduk,” tegas Plt Sekda pada Pelantikan Pengurus Ikatan
Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Madura periode 2017-2020 dan Seminar
Nasional dengan tema Peningkatan Daya Saing Ekonomi Lokal Madura
Berbasis Sektor Unggulan Di Era Digital, Senin (29/01) di Universitas
Wiraraja Sumenep.
Ia menyatakan, 4 Pemerintah Daerah di Madura telah menyepakati Program Kunjungan Wisata Madura dalam
mengoptimalkan potensi wisata di Madura, dan tahun ini, program
Kunjungan Wisata Sumenep menjadi cerminan kesuksesan program tersebut.
“Saya berharap ISEI Cabang Madura lebih aktif menyampaikan gagasan dan
masukan terkait kolaborasi pengembangan ekonomi di Madura,” tuturnya.
Plt Sekda mengungkapkan, tugas ISEI yang tidak kalah penting, yakni
mendorong pengembangan ekonomi kreatif yang mampu meningkatkan
keunggulan inovasi di bidang ekonomi Madura, khususnya bagi anak-anak
muda dan kalangan mahasiswa.
Selama ini, telah banyak inovasi yang
dilakukan pemerintah di Madura di bidang ekonomi, misalnya Kabupaten
Sumenep memiliki beberapa program unggulan di bidang ekonomi.
“Kami di bidang ekonomi melakukan pengembangan BUMDes, wirausahawan muda
dan pengembangan usaha kecil dan mikro, di bidang Usaha
Kecil, Mikro dan Koperasi Pemerintah Kabupaten Sumenep telah mendorong
digitalisasi produk-produk UKM, sehingga bisa lebih cepat, efisien dan
mudah,” pungkasnya. ( Yasik, Esha )