News Room, Rabu ( 31/10 ) Prioritas Pembangunan Kabupaten Sumenep dalam beberapa tahun terakhir telah berada di jalan yang tepat. Banyak kemajuan-kemajuan signifikan yang berhasil diraih. salah satu indikatornya jika dilihat dari pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencakup 3 komponen utama yakni ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Hal tersebut disampaikan Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Sumenep dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke 743 Kabupaten Sumenep tahun 2012 dengan menggunakan bahasa Madura, di Gedung DPRD Sumenep, Rabu (31/10). Dijelaskan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sumenep senantiasa mengalami peningkatan setiap tahun. Yakni, pada tahun 2011 IPM Sumenep sebesar 66,32 meningkat dibandingkan tahun 2010 dan 2009 sebesar 65,60 dan 64,24. atau tertinggi di Madura. “Angka ini berada pada kriteria menengah bawah, yang menggambarkan masih perlunya upaya peningkatan agar produktivitas masyarakat semakin baik,“ujarnya. Sementara di bidang ekonomi, apabila dicermati kondisi perekonomian terlihat semakin baik. Hal ini dapat dilihat dari laju pertumbuhan ekonomi untuk tiga tahun terakhir mengalami peningkatan, dari 4,44 persen pada tahun 2009, menjadi 5,64 persen pada tahun 2010 dan meningkat menjadi 6,24 persen pada tahun 2011. Artinya, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, antara 2007 dan 2011 terjadi percepatan pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya, kecuali pada tahun 2008 yang melambat dibandingkan tahun sebelumnya. sedangkan sejak 2009 sampai 2011 kembali terjadi percepatan pertumbuhan secara signifikan. Secara umum ada 3 sektor yang cukup dominan dalam pembentukan PDRB Kabupaten Sumenep, yaitu sektor pertanian sebesar 47,43 persen, sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 22,12 persen dan sektor pertambangan dan penggalian sebesar 9,46 persen. Sejalan dengan peningkatan kemampuan sumber daya ekonomi daerah ini, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep pada tahun 2012 dan 2013 diperkirakan akan terus meningkat. untuk itu, sesuai dengan Visi Dan Misi Kabupaten Sumenep, maka ketiga sektor penyumbang terbesar bagi pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sumenep ini akan mendapatkan prioritas utama dalam upaya mendongkrak kesejahteraan masyarakat di masa mendatang. Di bidang pendidikan, perlu terus dipicu sebab angka buta aksara di Kabupaten Sumenep masih cukup tinggi. Meskipun setiap tahun kita telah berhasil menurunkan angkat buta aksara secara signifikan. Pada tahun 2011 angka buta aksara mencapai 202 ribu 183 orang dan setahun kemudian turun menjadi 169.069 orang. “Komponen lainnya adalah meningkatnya angka harapan hidup (AHH). pada tahun 2011 mencapai angka 65, 09 tahun atau meningkat dari tahun 2010 yang mencapai 64, 71 tahun,”tambahnya. Sementara Pimpinan Sidang Paripurna Istimewa DPRD yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumenep, Moh. Hanif, SE berharap melalui momentum Hari Jadi Ke 743 Kabupaten Sumenep akan semakin meningkatkatkan pertumbuhan ekonomi dan kemajuan disemua sektor pembangunan di Kabupaten Sumenep. Acara sidang dikemas dalam suasana yang berbeda, sejak undangan memasuki gedung DPRD Sumenep diiringi alunan tembang klenengan, serta para staf DPRD Sumenep menggunakan kaos khas Madura merah putih, serta ada 2 pengawal kraton dan Kacong Cebbing Sumenep yang mempersilahkan undangan memasuki ruang sidang. ( Ren, Esha )