Media Center, Jumat ( 04/08 ) Institut Penindakan Korupsi dan Kriminal Madura (IPK2M) mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan pelaku suap di Pamekasan, Rabu (02/08) kemarin.
Menurut Amin Djakfar, Sekretaris IPK2M, Madura
memang harus dibersihkan dari korupsi dan sejenisnya. "Biar proses hukum berjalan. Namun pemberantasan korupsi juga terus maju,"kata Amin di kantornya, Jalan Barito Pandian.
Lebih
lanjut, Amin berharap di Sumenep juga bersih dari oknum-oknum yang suka
bermain-main dengan hukum. Apalagi jika oknum tersebut berasal dari
institusi yang seharusnya menegakkan hukum.
"Kasus di Pamekasan
justru melibatkan oknum Kejaksaan. Ini suatu bukti bahwa
di kalangan penegak hukum juga tidak menutup kemungkinan terjadi
pelanggaran hukum. Karena itu masalah oknum, jadi ya tergantung
manusianya,"imbuhnya.
Tak hanya itu, Amin juga berharap ada kejutan
KPK di Sumenep. Dalam artian kejutan positif. "Ya, saya tidak berharap
ada kejadian serupa di sini. Bahkan saya berharap ini bisa menjadi shock
terapi. Tapi kalau pun nanti terjadi di sini, itu jelas bagus. Sumenep
bisa bersih,"katanya. ( M Farhan, Esha )