Media Center, Minggu ( 29/10 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep mengapresiasi lompatan inovasi wisata yang dilakukan masyarakat dalam menciptakan destinsi wisata di Kabupaten Sumenep.
Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengatakan, inovasi yang dilakukan masyarakat di bidang pariwisata sangat luar biasa, bahkan saat semangat kreatifitas masyarakat itu telah membuahkan hasil dimana destinasi wisata baru di Kabupaten Sumenep telah menjadi andalan dalam menarik minat para wisatawan.
Destinasi wisata baru hasil inovasi masyarakat diantaranya, Pantai Sembilan Kecamatan Giligenting, Taman Tectona di Kecamatan Batuan, Bukit Tinggi di Kecamatan Lenteng dan Bukit Kalompek di Kecamatan Dungkek.
“Destinasi wisata baru tersebut tidak hanya tersohor sampai ke luar negeri dan bahkan menggeser wisata-wisata lainnya yang ada di Kabupaten Sumenep”, kata Bupati saat Pawai Budaya Prosesi Arya Wiraraja Hari Jadi Ke-748 Tahun 2017 di depan Masjid Jamik Sumenep, Minggu (29/10).
Menurutnya, sentuhan kreatifitas masyarakat Sumenep tersebut menunjukkan Kabupaten Sumenep mampu bersaing dengan daerah lainnya dalam bidang pariwisata.
Bupati mengungkapkan, akselerasi pertumbuhan wisata di Sumenep semakin membaik, baik dari pilihan destinasi wisata, promosi hingga akses yang mudah, buktinya tahun ini ada 12 kapal pesiar yang telah singgah dan berlanjut hingga tahun 2019.
Capaian kunjungan wisata Kabupaten Sumenep dalam 3 tahun terakhir meningkat, yakni pada tahun 2014 jumlah wisatawan nusantara ke Sumenep hanya 544.245 orang, pada tahun 2016 meningkat menjadi 854.614 orang dan pada tahun ini, sampai Bulan September telah mencapai 786 ribu 950 orang.
“Saya yakin, di akhir tahun ini mencapai 1 juta wisatawan nusantara. Demikian pula wisatawan mancanegara pada tahun 2014 hanya 378 orang, tahun 2016 meningkat menjadi 1.332 orang dan tahun ini sampai Bulan September meningkat mencapai 3.254 orang.” tegasnya.
Bupati menyatakan, pihaknya menargetkan kunjungan wisata mancanegara tahun ini mencapai 5.000 orang dan sebanyak 20 ribu wisatawan tahun 2019, guna mendukung suksesnya 20 juta wisatawan ke indonesia tahun 2019.
“Kami optimis target angka jumlah kunjungan wisatawan itu bisa tercapai, mengingat akses ke Sumenep semakin mudah dengan beroperasinya Bandara Trunojoyo sebagai bandara komersial,” tegas Bupati.
Bupati menyatakan, sinergitas antar semua pelaku pembangunan di Sumenep harus “song-osong lombung”, bekerja gotong-royong, dengan kebersamaan dan kekompakan.
“Tetaplah saling menghargai, saling menguatkan dan saling membantu, karena tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras, dan tidak ada keberhasilan tanpa kebersamaan.”tegas Bupati. ( Yasik, Gun )