News Room, Senin ( 26/07 ) Sebanyak 40 anak TKIT Bina Cendekia Desa Kolor Kecamatan Kota Sumenep, tadi pagi melakukan aksi silaturrahmi dan perkenalan kepada beberapa instansi yang ada di Kabupaten Sumenep. Mereka dengan didampingi para guru dan orang tuanya dan naik becak hias, mendatangi markas Kodim 0827 Sumenep, Dinas PU. Bina Marga, Kantor Kebersihan dan Pertamanan, Disbudparpora kemudain ke Kantor DPRD Sumenep untuk menemui Wakil Rakyat. Para siswa TK yang diakui baru membuka tahun ajaran baru 2010 ini dengan senang dan riang tanpa sungkan memberi bunga yang digantungi pesan singkat untuk mengingatkan datangnya bulan Suci Ramadhan yang tinggal beberapa hari ini. “Kami disamping memperenalkan diri dan silaturrahmi ke kantor-kantor ini juga mengingatkan kita semua untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi datangnya bulan Ramadhan ini,â€ujar Kepala TKIT Bina Cendekia, R. Nurjadi ketika ditemui News Room disela-sela mendampingi siswanya saat memberikan bunga kepada Kepala Dinas PU. Cipta Karya, Ir. Moh. Jakfar dan karyawannya. Menurut ibu berjilbab ini, kegiatan pawai kecil-kecilan dan silaturrahmi ini sengaja dilakukan semata-mata untuk menyenangkan anak-anak dengan datangnya bulan Suci Ramadhan, sehingga orang tua dan masyarakat juga tergugah untuk mengingatkan dirinya dalam menghadapi bulan penuh maghfiroh ini. Sementara itu, suasana paling ramai ketika anak-anak TK ini mendatangi kantor DPRD Sumenep, berbagai respon dari anggota DPRD Sumenep yang menyambut suka cita pemberian bunga dengan pesan-pesan Ramadhan ini, bahkan salah seorang anggota Komis C, H. Kurdi juga menyambut keceriaan anak-anak TK dengan mengajak untuk bercanda, berjoget, bernyanyi hingga pinjam topi anak TK untuk dipasang di kepalanya. Berbeda dengan anggota DPRD lainnya, KH. Khairul Amin karena mengaku mendapat surprise dari anak-anak dan tidak sempat membawa permen untuk menghibur anak-anak TK, dia mengaku hanya menghibur anak-anak dengan menaruh bunga pemberian anak sebanyak 3 buah di topinya. “Kebetulan tidak ada yang bisa saya berikan pada anak-anak yang sudah memberikan bunga pada saya. Dan biasanya mereka senang diberi permen, sebagai gantinya saya hanya ingin menghibur anak-anak dengan berlagak seperti anak-anak pula,â€ujar Khairul Amin sambil tertawa. ( Ren, Esha )