Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-05-2019
  • 727 Kali

Inflasi Sumenep Pada April 2019 Sebesar 0,37 Persen

Media Center, Senin ( 06/05 ) Pada bulan April 2019 Kabupaten Sumenep mengalami inflasi sebesar 0,37 persen. Laju inflasi ini lebih rendah dari Jawa Timur dengan Inflasi sebesar 0,41 persen dan juga Nasional yang mengalami inflasi sebesar 0,44 persen.

"Dari tujuh kelompok pengeluaran, empat kelompok mengalami inflasi, satu kelompok mengalami deflasi dan dua kelompok relatif stabil," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep, Syaiful Rahman, Senin (06/05/2019).

Ia menuturkan, kelompok bahan makanan mengalami inflasi tertinggi sebesar 1,44 persen, diikuti oleh kelompok sandang sebesar 0,20 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,11 persen, inflasi terendah terjadi pada kelompok kesehatan sebesar 0,08 persen.

Sedangkan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar mengalaml deflasi sebesar 0,14 persen.

"Sedangkan dua kelompok yang relatif stabil yaitu kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga, serta kelompok transpor, komunikasi, dan jasa," tuturnya.

Syaiful juga mengungkapkan, komoditas utama yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi Sumenep bulan April 2019 ialah bawang putih, bawang merah dan cabai merah. Sedangkan komoditas utama yang menghambat inflasi ialah beras, tarif listrik dan ketimun.

Laju inflasi Kumulatif (Ytd) Sumenep di bulan April 2019 mencapai 0,24 persen, Jawa Timur sebesar 0,74 persen dan Nasional sebesar 0,80 persen

"Untuk laju inflasi Year on Year Sumenep di bulan April 2019 mencapai 2,35 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan inflasi Year on Year bulan Januari 2019 Jawa Timur sebesar 2,58 persen, serta Nasional sebesar 2,83 persen," pungkasnya. ( Nita, Fer )