Media Center, Selasa ( 06/06 ) Inflasi bulan Mei 2017 untuk Sumenep diatas Jawa Timur dan Nasional.
Laju inflasi Sumenep di bulan Mei sebesar 0,66 persen, Jawa Timur 0,48
persen, dan Nasional sebesar 0,39 persen.
"Komoditas yang
memberikan andil terbesar terjadinya inflasi adalah bawang putih, tarif
listrik PLN, telur ayam ras dan cabai merah,"kata Kepala Badan Pusat
Statistik (BPS) Sumenep, Suparno, Selasa (06/06).
Ia menuturkan,
dari tujuh kelompok pengeluaran, lima kelompok mengalami inflasi, dua
kelompok mengalami deflasi. Kelompok bahan makanan mengalami inflasi
tertinggi sebesar 1,89 persen, diikuti oleh kelompok perumahan, air,
listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,84 persen, kelompok kesehatan
0,32 persen, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 0,04
persen, dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar
0,01 persen.
"Sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga
mengalami deflasi sebesar 0,14 persen, dan kelompok sandang juga
deflasi sebesar 0,04 persen,"terangnya.
Laju inflasi tahun
kalender (Januari-Mei 2017) Sumenep sebesar 1,98 persen, Jawa Timur 2,46
persen dan Nasional sebesar 1,67 persen.
"Tingkat inflasi tahun
ke tahun (Mei 2017 terhadap Mei 2016) Sumenep sebesar 3,93 persen, Jawa
Timur 4,77 persen dan Nasional sebesar 4,33 persen,"pungkasnya. ( Nita, Esha )