Sumenep-Kominfo News Room : Tradisi syukuran keberangkatan Jemaah Calon Haji, nampaknya mampu mendorong perolehan angka Inflasi Nopember 2006 di Kabupaten Sumenep berada di titik 0,91 prosen. Jika dibandingkan angka Inflasi Oktober lalu yang mencapai 1,51 prosen, maka angka Inflasi Nopember mengalami penurunan sebesar 0,60 prosen. Demikian diungkapkan Kasie Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep, Kadarisman, melalui staf distribusi BPS, Diah Annisa. Diah menuturkan, jika dilihat menurut kelompok jenis barang dan jasa, maka dari 7 (tujuh) kelompok barang dan jasa, 6 (enam) kelompok mengalami Inflasi, yakni kelompok bahan makanan sebesar 2,40 prosen, kelompok makanan jadi, minuman dan rokok sebesar 0,19 prosen, kelompok perumahan sebesar 0,37 prosen, kelompok kesehatan 0,03 prosen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,14 prosen, dan kelompok transportasi dan komunikasi sebesar 0,39 prosen. Sedangkan 1 kelompok lainnya mengalami deflasi, yakni kelompok sandang. Diah menandaskan, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga diantaranya daging sapi, tomat sayur, beras, emas, perhiasan, sepeda motor, daging ayam ras, daging ayam kampung, bawang merah, wortel, bawang putih dan beberapa barang lainnya. Sedangkan, komoditas yang mengalami penurunan harga sehingga menghambat Inflasi, diantaranya kain sarung pria, pisang, tongkol, bayam, baju kaos/T-Shirt anak, telur ayam kampung, celana panjang sersin pria, kemeja panjang pria batik, baju muslim wanita serta beberapa barnag dan jasa lainnya. Lebih lanjut Diah menjelaskan, jika dilihat Inflasi kalender komulatif, angka Inflasi Nopember meningkat sebesar 0,96 prosen dibandingkan Oktober lalu, yakni untuk Oktober Inflasi komulatif sebesar 5,76 prosen, sedangkan Nopember sebesar 6,72 prosen.( Nita, Esha )