News Room, Rabu ( 08/12 ) Puluhan imigran gelap asal Pakistan terdampar di Perairan Laok Janjang, Kecamatan Kangayan, Selasa pukul 23.00 WIB, akibat perahu yang ditumpanginya mengalami kebocoran. Camat Kangayan, Mustangin melalui telepon selulernya mengatakan, imigran yang terdampar sebanyak 77 orang yang berasal dari 4 negara, yakni Iran, Afganistan, Irak dan Somalia, dengan perincian, imigran dari Iran sebanyak 54 orang, Afganistan 20 orang, Irak 2 orang dan Somalia 1 orang. Imigran yang terdampar itu baru bisa dievakuasi ke daratan pada Rabu (08/12) dan betrdasarkan keterangan imigran itu, mereka ingin ke Australia, namun naas perahunya bocor dan akhirnya terdampar di Perairan Laok Jang-jang. ”Karena perahu yang dinaiki imigran bocor, nakhodanya berusaha mencari kepulauan terdekat untuk menepi, yakni di Desa Laok Jang-jang perbatasan Kecamatan Kangayan dan Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean), dan sekitar 200 meter lebih dari bibir pantai, nakhodanya berenang ke Desa Laok Jang-jang untuk berusaha meminta bantuan warga masyarakat dan pada hari Rabu (08/12) pagi, mereka baru dievakuasi,”tegasnya. Mustangin menyatakan, nakhoda perahu yang terdampar, yakni Yasin (40), warga Desa Namusain Kecamatan Alak Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan saat ini, imigran gelap yang terdampar itu ditampung di Mapolsek Arjasa. ”Sebagian dari 77 imigran gelap yang terdampar diantaranya sebanyak 12 orang masih anak-anak,”ungkpanya. ( Yasik, Esha )