News Room, Selasa ( 07/04 ) Peraih nilai tertinggi try out Ujian Nasional (Unas) se Madura yang digelar salah satu lembaga bimbingan belajar di Madura, Ikan Hayati Rahmana, siswi kelas XII IPS 1 SMA Negeri I Sumenep, ternyata bukan anak yang tekun dan suka berlama-lama belajar di rumah. Putri pasangan Hairudin dan Nurhayati ini mengaku kalau dirumah biasanya belajar tidak lebih dari 1 jam, dan jika masih belum tuntas belajarnya, dilanjutkan lagi setelah istirahat. Apalagi jika sedang capek, Ikon (panggilan akrabnya) tidak ingin memaksakan diri untuk terus belajar. “Yang penting setiap hari tetap berusaha untuk belajar selama 1 jam, karena saya tidak senang belajar hingga berlama-lama, yang penting bagian utama dipelajari,”ungkapnya. Diakui gadis yang bercita-cita jadi Akuntan ini, yang paling penting ketenangan jiwa saat belajar perlu. Karena itu, Ikon mengaku lebih serius belajar saat setelah melaksanakan Sholat Tahajjud. Meskipun tidak setiap hari, namun ketika memang sudah saat-saat sangat penting untuk belajar dilaksanakan saat itu. Ia juga mengakui, dengan mengikuti try out sebelum pelaksanaan Unas, dirinya merasa lebih siap menghadapi Unas. Setidaknya, melalui latihan ujian, jadi tahu garis-garis utama soal yang biasa keluar pada Unas nanti. “Tentu yang penting pula, motivasi dari orang tua, guru dan teman-teman untuk semakin tekun dan bersungguh-sungguh saat belajar,”tambahnya. Sementara Kepala SMA Negeri I Sumenep, Drs. Moh. Sadik mengakui, Ikon merupakan siswi yang memang berprestasi di sekolah, sehingga siswa kelas IPS ini bisa berhasil meraih nilai teringgi try out se Madura. Dan diharapkan dapat lebih siap mengikuti Unas nanti. ( Ren, Esha )