Sumenep-Infokom News Room : Menyambut Hari Kemenangan 1 Syawal 1426 Hijriyah, ternyata tidak di sia-sia bagi umat Islam yang sudah menjalankan ibadah puasa selama 1 bulan penuh, dengan menghambur-hamburkan uang untuk membeli baju baru maupun keperluan lainnya. Hal itu terjadi, karena ummat muslim sudah mengidentikkan hari kemenangan tersebut serba baru. Namun, hal itu dibantah oleh Budayawan asal Batang-batang, HD. Zawawi Imron ketika ditemui News Room, usai buka puasa bersama di Mapolres Sumenep, Kamis (27/10). Menurut Zawawi Imron, di hari kemenangan nanti, sebenarnya tidak harus baru, karena Idul Fitri itu bukan untuk berpakaian baru, melainkan untuk orang yang amalan puasanya bagus dan amalnya bertambah. Karena itu, Zawawi menerangkan, Ramadhan itu bukanlah bulan untuk foya-foya, tapi harus disikapi secara sederhana. Karena, puasa itu melatih bagaimana ummat muslim bersikap sederhana. Zawawi Imron menjelaskan, kesederhanaan yang diberikan dalam puasa itu jangan dilepas setelah memasuki Hari Kemenangan, karena, itu merupakan pelajaran berharga dalam menjalani hidup. Lebih lanjut Zawawi Imron menambahkan, pihaknya tidak mengartikan bahwa hari kemenangan itu harus dengan berpakaian serba baru maupun mewah, yang penting bagaimana menularkan jiwa kesederhanaan setelah menjalani ibadah puasa. Namun, pihaknya tidak menghalangi bagi ummat muslim yang mampu untuk membeli keperluan dalam menyambut hari kemenangan. Karena itu, pihaknya berharap kepada seluruh ummat muslim, untuk tidak memaksakan keinginannya untuk memenuhi kebutuhan di hari kemenangan. Karena, kesederhanaan lebih berarti dari pada mewah, tapi dipaksakan. Selanjutnya Zawawi Imron menuturkan, sebenarnya hari kemenangan itu, untuk kemenangan lahir dan batin. ( Nita, Esha )