Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-12-2007
  • 1014 Kali

Idul Adha Ditetapkan 20 Desember, HTI Prihatin

News Room, Selasa ( 18/12 ) Penetapan Idul Adha 1428 Hijriyah oleh pemerintah yang jatuh pada Kamis 20 Desember 2007, nampaknya mendapat keprihatinan dari Hisbut Tahrir Indonesia (HTI). Karena, sesuai dengan hitungan HTI sendiri, bahwa perayaan Hari Raya Qurban atau Idul Adha 10 Dzulhijjah jatuh pada Rabu 19 Desember. Karena itu, HTI Cabang Sumenep akan melaksanakan Shalat Idul Adha pada Rabu 19 Desember di lapangan GOR. A. Yani Pangligur Sumenep. Demikian diungkapkan Humas HTI Sumenep, Fajar Hidayatullah. Fajar menerangkan, dasar penetapan Hari Raya Qurban itu jatuh pada Rabu 19 Desember, mengacu pada sejumlah Hadits Rasullah SAW, yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud, yang intinya merupakan pesan Rasullah kepada Amir Mekkah atau penguasa Mekkah pada jaman dulu, untuk menentukan kapan ritualisme haji akan dilaksanakan. Kemudian, pesan tersebut hingga saat ini dilanjutkan oleh Arab Saudi sebagai penguasa Mekkah. Fajar menuturkan, setelah pihaknya mendengar kabar bahwa wukuf di Arafah akan dilaksanakan pada Selasa 18 Desember dan Hari Nahr atau hari menyembelih kurban jatuh pada Rabu bertepatan 19 Desember, maka HTI langsung menyimpulkan, jika pelaksanaan Idul Adha 1428 Hijriyah, jatuh pada hari Rabu 19 Desember 2007. Fajar menandaskan, jika dikaitkan secara geografis, seharusnya Negara Indonesia yang berada pada paling timur, sudah sepantasnya mendahului pelaksanaan Idul Adha pada hari yang sama, mengingat waktu Indonesia lebih cepat empat jam dibandingkan waktu di Arab Saudi atau Mekkah. Namun, bukan sebaliknya negara Indonesia melaksanakan Hari Raya Idul Adha lebih akhir 24 jam dari waktu Arab Saudi, sehingga, penetapan Idul Adha pada Kamis 20 Desember itu tidak rasional jika ditinjau lewat geografis. Fajar menjelaskan, pihaknya tidak akan melakukan protes terhadap penetapan Idul Adha tersebut, pihaknya menyerahkan semuanya kepada pemerintah, karena masing-masing orang akan mempertanggung jawabkan setiap perbuatan dihadapan Allah SWT. Fajar menegaskan, bahwa pelaksanaan awal Idul Adha itu bukan dilakukan oleh HTI, tapi organisasi kemasyarakatan (ormas) lainnya, seperti Hidayatullah, Dewan Dakwah Islamiyah, Majelis Mujahidin, dan FPI, juga melaksanakan Idul Adha pada Rabu 19 Desember 2007. ( Nita, Esha )