Sumenep-Kominfo News Room : Pemberangkatan Jama’ah Calon Haji (JCH) Kabupaten Sumenep yang direncanakan dilepas tanggal 29 Nopember 2006 mendatang, diharuskan mulai sejak dini supaya mempersiapkan diri. Demikian tegas Kepala Kantor Departemen Agama (Depag) Kabupaten Sumenep, Drs. H. Mahmud, M.Pdi pada acara interaktif di Radio Gema Sumekar (RGS) Sumenep, Kamis (19/10). Hal yang perlu dipersiapkan oleh para JCH meliputi antara lain, CHJ harus lebih mematangkan Manasik Haji, disamping harus mempersiapkan kesehatan dan bekal atau sangu selama menunaikan Ibadah Haji di Tanah Suci, sehingga dengan bekal kesehatan dan pengetahuan khusus, nantinya tujuan Haji yang Mabrur akan dicapai. Adapun rencana lokasi pemberangkatan JCH, akan ditempatkan di 4 titik lokasi pemberangkatan, yakni di Lapangan GOR A. Yani Sumenep, Kecamatan Ambunten, Lapangan Kapedi Kecamatan Bluto dan Ponpes Al-Amien Penduan, dengan perkiraan waktu pukul 13.00 WIB sudah tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Dan perlu diketahui bagi JCH, untuk membayar biaya transport dari Sumenep-Surabaya pulang pergi selain biaya yang dibayar JCH di Bank. Sedangkan larangan bagi JCH yang harus dihindari yaitu, JCH tidak diperbolehkan membawa perabotan untuk masak, seperti kompor, korek api dan pisau, karena itu semua sudah dipersiapkan oleh pihak Pondokan Arab Saudi. Dengan harapan agar CHJ selalu melakukan koordinasi dengan Kantor Depag selain mengikuti informasi dari media cetak maupun media elektonik (radio). Disamping itu juga disinggung tentang penentuan 1 Syawal 1427 Hijriah, menurut H. Mahmud diprediksi ada 2 versi, yaitu pada Hari Senin dan Hari Selasa, karena ketentuan ini berdasarkan 2 cara, yakni dengan cara Rukyat dan Hisab. ( Soek, Esha)