Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-01-2010
  • 433 Kali

Hutan Bakau Sering Ditebang, Puluhan Kera Masuki Pemukiman

News Room, Sabtu ( 09/01 ) Penebangan hutan bakau di Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, oleh oknum tidak bertanggung jawab, menyebabkan puluhan kera yang berada dihutan itu memasuki pemukiman penduduk di sekitar hutan tersebut, diantaranya di Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget. Akibatnya warga Desa Pinggirpapas ketakutan dengan masuknya kera itu. Karena, kera tersebut juga masuk ke rumah penduduk. Sehingga, sebagian warga Desa Pinggirpapas, terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya. Salah seorang warga Desa Pinggirpapas, Sukaryo, SH mengatakan, sejak Jum’at (08/01) malam, pihaknya terpaksa menumpang tidur dirumah kerabatnya di Kecamatan Kota. “Rumah saya termasuk yang didatangi kera itu, sehingga ibu dan isteri saya agak takut. Kera tersebut berasal dari hutan bakau di Desa Nambakor,”terang Karyo, pada wartawan dirumah kerabatnya di Kecamatan Kota, Sabtu (09/01). Ia menjelaskan, banyaknya kera yang masuk ke pemukiman penduduk itu, kemungkinan besar karena hutan bakau nyaris gundul akibat ditebang secara liar. Sementara, Kepala Desa Pinggirpapas, Abdul Hayat membenarkan adanya kera yang masuk ke pemukiman penduduknya. “Puluhan kera itu datang dan masuk ke rumah warga kami sejak Jum’at (08/01) dan membuat sebagian warga ketakutan,”katanya. Ia menduga puluhan kera yang masuk ke rumah warganya berasal dari hutan bakau di Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi. “Saat ini, banyak pohon bakau di Desa Nambakor yang ditebang oleh warga. Ini yang kemungkinan besar membuat puluhan kera datang ke rumah warga kami, karena ‘rumahnya’ banyak yang tebang,”ungkapnya. Dengan banyaknya kera yang masuk ke pemukinan penduduk, katanya, membuat sebagian warganya yang rumahnya didatangi puluhan kera itu, terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya. ( Nita, Esha )