Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 10-06-2013
  • 770 Kali

Hujan Lebat, Jembatan Penghubung Dua Desa Ambruk

News Room, Selasa ( 11/06 ) Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Sumenep selama tiga hari berturut-turut, menyebabkan jembatan di Desa Braji, Kecamatan Gapura, ambruk. Jembatan sepanjang 200 meter tersebut merupakan penghubung Desa Braji dan Desa Poja, Kecamatan Gapura. Suharno, warga setempat menuturkan, diduga ambruknya jembatan itu akibat guyuran hujan lebat dan hantaman derasnya arus sungai. “Hujan selama dua hari berturut-turut ini membuat debit air sungai naik dan arus menjadi deras. Tidak ada yang mengetahui ambruknya, tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari arah sungai. Ternyata jembatan ambruk,”kata Suharno, Selasa (11/06). Selain hujan dan arus deras, lanjut Suharno, usia jembatan sudah tua sekitar 40 tahun lebih. “Kemungkinan besar usia jembatan tersebut dianggap ikut andil menyebabkan ambruknya jembatan. Kayu-kayunya kan banyak yang sudah lapuk. Tiang penyangganya pun tidak kuat menahan derasnya arus sungai. Akhirnya jembatan ini pun ambruk,”terangnya. Menurutnya, jembatan tersebut biasa dilewati pengendara sepeda motor dan para siswa yang akan sekolah. “Setelah jembatan ambruk, warga terpaksa memutar sekitar 5 kilometer. Karena memang tidak ada jalan alternatif lain,”ujarnya. Bahkan gara-gara jembatan tersebut ambruk, para siswa memilih nyebur ke sungai, daripada harus memutar jauh. Padahal ketinggian air sungai sampai paha. “Tidak ada jalan lain untuk dilintasi. Makanya siswa harus melewati sungai untuk pergi ke sekolah. Daripada telat tiba disekolah ya mereka terpaksa lewat sungai (dibawah jembatan yang ambruk),”ungkapnya. ( Nita, Esha )