Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-05-2020
  • 705 Kali

Hingga Malampun, Pemkab Sumenep Gelar Rakor Penanganan Covid-19

Media Center, Sabtu ( 15/05 ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus mengintensifkan koordinasi menghadapi penyebaran wabah Corona Virus Disease atau Covid-19. Buktinya pemerintah setempat tidak hanya melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan pihak terkait pada siang hari, melainkan pada malam hari pun tetap melakukan koordinasi hingga larut malam untuk membahas penanganannya.

“Kami (Pemkab) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berkomitmen bersama–sama untuk melakukan yang terbaik dalam upaya mencegah penyebaran wabah Covid-19 di Sumenep, sehingga Rakor maupun kegiatan lainnya tidak hanya dilaksanakan di siang hari saja,” kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada Rakor Penanganan Covid-19 di Media Center Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Jumat (15/05/2020) malam.

Untuk itulah, melalui Rakor ini seluruh unsur di jajaran pemerintah daerah termasuk Forkopimda semakin menyatukan kekuatan bergotong royong memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

“Kita harus menyatukan semua kekuatan yang ada di Kabupaten Sumenep agar senantiasa solid, karena percepatan pencegahan dan penanganan Covid-19 harus dilakukan bersama-sama, termasuk mencari solusi penyelesaian manakala ada persoalan di tengah-tengah masyarakat,” kata Bupati.

Rakor Penanganan Covid-19 ini dipimpin langsung oleh Bupati Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si, Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriyadi, S.I.K, M.I.K dan Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf. Ato Sudiatna.

Selain itu, Rakor yang dimulai pukul 20.00 hingga 00.00 WIB, juga dihadiri Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dr. Hj. Erliyati, M.Kes, Ketua Tim Covid-19 dr. Andri Dwi Wahyudi, Sp.P dan jajaran Polres serta Kodim 0827 Sumenep.

“Rapat ini juga untuk menindaklanjuti kebijakan-kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, sejuah mana realisasinya serta hambatan dan kendalanya,” pungkas Bupati dua periode ini. ( Yasik, Fer )