Sumenep-Kominfo News Room : Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Moch. Dahlan, MM mengingatkan pelaksana program terpadu kemiskinan (Gardu Taskin) untuk benar-benar dikelola dengan baik dan menghindari adanya penyimpangan. Dikatakan pula ketika mewakili Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM pada acara Lokakarya Pra Pelaksanaan Gardu Taskin APBD Jawa Timur tahun 2006 di Pendopo Agung Sumenep, Rabu pagi (14/06), program gardu taskin dari pemerintah Propinsi Jawa Timur ini senilai Rp. 1.848.000.000,00 dan dana pendamping dari APBD Sumenep sebesar Rp.800 juta itu diperuntukkan 9 Desa dengan Unit Pelaksana Kerja (UPK) sebanyak 16 lembaga. Oleh karenanya, agar gardu taskin itu tidak menuai masalah, pihaknya telah membentuk Tim Pengawas melalui masing-masing Kecamatan. Wakil Bupati menambahkan, pemerintah daerah tidak akan tutup mata, jika pada suatu saat ada laporan dari masyarakat, bahwa pelaksanan gardu taskin menuai masalah, hanya saja pihaknya berharap apabila ada temuan itu harus didukung oleh bukti yang konkrit, sehingga pengaduan dari masyarakat itu bukan bersifat dugaan semata. Sedangkan dana pendamping dari Kabupaten Sumenep sebesar Rp. 800 juta, diarahkan untuk program gardu taskin pembangunan sarana dan prasarana ekomoni Desa, yang pelaksanaannya langsung dikerjakan oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) Desa. ( Yasik, Esha )