News Room, Selasa ( 16/12 ) Untuk menjaga tubuh agar selalu sehat, sebenarnya bagi umat Islam tidaklah sulit. Sebab, dalam keseharian kegiatan ibadah fisik maupun ibadah lainnya, seperti dzikir puji-pujian dan semacamnya, merupakan rangkaian perilaku yang membuat kita sehat secara lahir dan bathin. Hal tersebut disampaikan Direktur Badan Life Support Yogyakarta, Dr. Zainal Muttaqien, M.D, AIFM, M.Ed ketika ditemui News Room, Selasa (16/12), disela-sela kegiatan membangun kapasitas fisik dan mental berbasis autonomic quotient (AuQ) yang diikuti para pejabat Eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep di Hotel Utami Sumenep, kemarin. “Dalam Islam sudah ditegaskan, jika didalam tubuh kita ada segumpal darah, yaitu hati. Jika hati ini baik, maka akan baik pula seluruh tubuh ini, termasuk juga perilakunya akan mengikuti kebaikan hatinya,â€Âungkapnya. Dikatakan, salah satu kegiatan rukun Islam kelima, yakni naik Haji, disana mereka tidak hanya diam, tapi berjalan mengelilingi Ka’bah, melakukan lari-lari kecil dari bukit Shafa ke Marwah, melempar Jumroh dan beberapa pelaksanaan ibadah fisik lainnya memiliki makna dan manfaat yang tentunya sangat baik untuk kesehatan tubuh disamping nilai ibadah. Disamping itu menurut Dr. Zainal Muttaqien, pihaknya juga selalu memberikan masukan kepada para pejabat yang mengiktui kegiatan tersebut, agar nantinya ketika bekerja di kantor tidak selalu duduk di kursi. Sebab duduk lebih dari satu jam akan menggaggu sel-sel dalam tubuh yang menimbulkan kekakuan. Jadi, perlu sebelum satu jam berdiri dan jalan-jalan sembentar kemudian duduk lagi. Insya Allah, tubuh kita sehat dan pikiran bisa bekerja dengan baik. ( Ren, Esha )