Sumenep-Infokom News Room : Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Timur, Dr. Soekarwo, SH, M.Hum, usai menghadiri seminar publik tentang politik di Hotel Simpang Surabaya, Kamis (16/02), mengatakan, belajar dari pengalaman yang sudah-sudah, munculnya kasus oknum pejabat yang mencoba “bermain� adalah dengan melihat daftar nama peserta CPNS yang sudah lulus, lalu menelepon yang bersangkutan dan menawarkan jasa untuk bisa memasukkan sebagai salah satu peserta yang lulus testing. “Padahal peserta tersebut lulus, tapi ada oknum yang mencoba memanfaatkan informasi hasil test dengan meminta imbalan,� tuturnya. Untuk itu mekanisme pengumuman test CPNS tahun ini akan di umumkan langsung pada hari itu juga. Usai test CPNS pada tanggal 28 Pebruari 2006, untuk wilayah yang berada pada ring satu, yakni Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto, masyarakat bisa langsung melihat hasil testnya pada hari itu juga di ITS. Pengumuman itu bisa dilihat secara langsung maupun melalui situs resmi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. “Sedangkan untuk yang berada di luar wilayah tersebut, pengumuman hasil test itu CPNS sudah bisa dilihat satu hari setelah test,� ungkapnya. Dr. Soekarwo meminta masyarakat menyerahkan sepenuhnya tugas dan mekanisme penyeleksian dan penerimaan CPNS kepada pihak-pihak yang akan menjalankan tugasnya, memberikan kepercayaan penuh pada lembaga yang menangani proses penerimaan CPNS mulai dari seleksi awal hingga pelaksanaan testing. Lembaga yang menangani proses perekrutan hingga pelaksanaan test adalah lembaga yang profesional dan terpercaya di bidangnya. Tanpa kepercayaan dari masyarakat, tidak mungkin proses perekrutan dapat sukses. “Biarkan lembaga yang ditunjuk bekerja sesuai bidangnya masing-masing,� pintanya. Untuk mengamankan naskah ujian test CPNS, yang rencananya akan dikirim tiga hari sebelum hari H, Soekarwo mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian yang akan mengawal naskah ujian tersebut agar tidak bocor. Dia menjamin naskah itu benar-benar aman dari kebocoran. Pasalnya, master naskah yang diterima BKN, hari itu juga langsung dikirim ke ITS untuk dibuatkan naskahnya, selanjutnya diproses dipercetakan yang ditunjuk. “Tidak ada waktu untuk transit naskah,� imbuhnya. Rencananya, pemerintah akan mendistribusikan naskah ke daerah pada H-3, yakni tanggal 25 Pebruari 2006, melihat pengalaman tahun lalu dengan mengirimkan naskah soal pada H-1 hasilnya amburadul, banyak pemerintah daerah tidak siap melindungi naskah, bahkan kedatangan naskah soal ujian itu sampai terlambat. ( Info Jatim, Esha )