News Room Selasa ( 30/09 ) Pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 Hijriyah, di Indonesia sesuai Surat Keputusan Menteri Agama memastikan pada hari Rabu (01/10) besok. Karena itu Badan Hisab dan Ru’yah (BHR) Kabupaten Sumenep, juga menegaskan untuk penentuan Hari Raya Idul Fitri pada hari Rabu besok. Hal tersebut diuangkapkan Ketua Tim BHR, Drs. H. Moh. Hosnan ketika ditemui News Room siang tadi. Menurut H. Hosnan, pihaknya bersama Tim BHR sudah melaksanakan Hisab dan Ru’yah, Senin malam di pantai Ambat Kabupaten Pamekasan. Dan rupanya pihaknya bersama bersama Tim Badan Hisab Rukyah lainnya belum bisa melihat hilal, dan kondisinya masih di bawah ufuk. Dijelaskan H. Hosnan, semua unsur yang terlibat dalam BHR ini selain dari Departemen Agama Sumenep, Pengadilan Agama, unsur Pemkab Sumenep serta unsur organisasi Islam yang ada di Sumenep. Seperti, NU, Muhammadiyah, Persis, MUI dan sebagainya. “Kami semua menyaksikan pada alat hisab rukyah itu, tidak melihat hilal, yang berarti pada malam rabu baru bisa melihat,â€Âujar H. Hosnan. Meski diakui H. Hosnan, yang juga Kasie Urais Depag Sumenep ini, ada sebagian masyarakat yang melaksanakan hari raya diluar hari Rabu, misalnya hari Selasa ini, dan mengakhiri puasanya kemarin. Pemerintah tetap memberi toleransi, selama tidak dengan cara terang-terangan. Sedangkan untuk Kabupaten Sumenep sendiri, menurut H. Hosnan belum ada ormas Islam yang menyatakan perbedaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Namun apabila ada, kemungkinan hanya secara individu saja, yang mengikuti lebaran yang dilaksanakan hari ini oleh umat Islam di negara-negara Arab. Karena itu H. Hosnan meminta ummat Islam di Sumenep, agar tetap menjaga kerukunan umat beragama, apabila nantinya terjadi berbedaan diharapkan tidak dilakukan secara terbuka dan tetap menghargai keputusan Pemerintah yang menentukan hari H-nya. ( Ren, Esha )