News Room, Senin ( 03/02 ) Kepedulian Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep terhadap persoalan sampah sangat tinggi. Terbukti, para pengurus dan anggota Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep yang di ketuai, Ny. Nurfitriana Busyro Karim berkunjung ke Kabupaten Malang untuk melakukan studi banding, bagaimana pengelolaan sampah di Kota Dingin tersebut. Kunjungan studi banding yang dilaksanakan menjelang akhir bulan Januari 2014 kemarin, tepatnya tanggal 28 Januari lalu, ke Bank Sampah Malang (BSM) diakui istri Bupati Sumenep ini, untuk melakukan sharing bagaimana tata cara pengelolaan sampah yang baik. “Ternyata di Kabupaten Malang, sampah rumah tangga yang ada tidak dibuang begitu saja, akan tetapi dapat berguna dan bermanfaat sehingga dapat menambah nilai ekonomi bagi keluarga,”ungkapnya. Diakui Nurfitriana, jika selama ini penanganan sampah di Sumenep terutama sampah rumah tangga ditangani dengan sistem lama, yang menekankan pada unsur penimbunan sampah yang kemudian dilakukan pembuangan atau pemusnahan dengan dibakar atau dibuang di sembarang tempat. Karena itu, dengan melihat kegiatan pengolahan sampah di BSM Rukun di Malang, mendapat pelajaran, bagaimana sampah rumah tangga dapat dikelola secara baik hingga menjadi nilai ekonomi, yang nantinya dapat berguna bagi masyarakat, khususnya Sumenep. “Mudah-mudahan kegiatan yang kami lakukan ini dapat berguna, dan nantinya bisa diterapkan di Kabupaten Sumenep, syukur bisa mengikutinya, seperti yang dilakukan di Kabupaten Malang,”tambahnya. Sementara itu dalam kegiatan studi banding, selain melihat hasil kerajinan dari bekas sampah hingga menjadi barang yang berguna, Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep juga mendatangi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang mengolah mengendalikan sampah organik hingga menjadi Gas Methane, pemprosessan pupuk organik, dan sebagai tempat Wisata Edukasi. ( Ren, Esha )