News Room, Senin ( 04/04 ) Pelaksaan Ujian Nasional (Unas) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, hari pertama, Senin (04/04) di Kabupaten Sumenep, berjalan sukses dan lancar.
Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si, dan Wakil Bupati, Achmad Fauzi bersama jajaran Dinas Pendidikan Sumenep meninjau pelaksaan Unas di sejumlah sekolah. Yakni terbagi 2 tim, yang pertama dipimpin Bupati Sumenep meninjau pelaksanaan Unas di SMKN I Sumenep, dan SMA Negeri I Batuan. Sedangkan tim ke dua yang di pimpin Wakil Bupati Sumenep meninjau SMA Negeri I, dan MAN I Sumenep.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Achmad Shadik, M.Si usai melakukan peninjauan peserta Unas di SMA Negeri I Batuan, kepada sejumlah wartawan menjelaskan, pelaksanaan Unas di hari pertama relatif aman, tertib dan lancar. Dan hingga siang hari belum ada pengaduan peserta Unas yang tidak bisa mengikuti pelaksanaan Unas karena sakit maupun berhalangan lainnya.
“Syukurlah hingga saat ini, pada pelaksanaan Unas di hari pertama belum ada laporan berkaitan dengan berbagai kendala pelaksanaan Unas siswa SMA, MA, dan SMK di Sumenep,”ungkapnya.
Termasuk pula pelaksanaan Unas yang berbasis Komputer di 2 lembaga, yakni SMA Negeri I Sumenep, dan SMK Negeri I Sumenep tidak ada kendala dengan jaringan internet maupun listrik, sehingga peserta Unas, yakni 332 siswa di SMAN I Sumenep, dan 370 siswa di SMKN I Sumenep bisa mengikuti Unas bersistem jaringan dengan baik.
Sementara jumlah peserta Unas di Sumenep tingkat SMA sebanyak 4.350 siswa, MA sebanyak 5.434 siswa, SMK sebanyak 1.328 siswa, dan SMALB sebanyak 3 siswa.
Lebih lanjut tegas H. Shadik, adanya kekhawatiran adanya kebocoran soal dan sebagainya tidak akan terjadi, karena sebelumnya pihaknya sudah melakukan sosialisasi, baik kepada Kepala Sekolah maupun Kepala UPT Pendidikan Kecamatan untuk suksesnya pelaksanaan Unas dengan indek integritas tertinggi dengan memprioritaskan kejujuran,
“Termasuk pula dalam pengamanan naskah soal Unas, kamis udah bekerjsama dengan aparat kepolisian mulai dari pengambilan naskah di Propinsi diamankan di Polres hingga di maisng-maisng Polsek,” tandasnya. ( Ren, Esha )