News Room, Selasa ( 05/01 ) Harga telur ayam ras di Pasar Anom Baru Sumenep, saat ini mencapai Rp. 25.000,00 per-kilogram. Kenaikan harga itu terjadi sejak pekan ke tiga Desember 2015 atau menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, R. Heni Yulianto, SE menjelaskan, sesuai hasil pemantauan yang dilakukannya selama November hingga pertengahan Desember 2015, harga telur ayam ras pada kisaran Rp.18.000,00 hingga Rp.19.000,00 per-kilogram.
"Tren kenaikan harga telur ayam ras terjadi sejak menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW atau sekitar pekan ke tiga Desember 2015,"kata Heni, Selasa (05/01).
Heni menuturkan, banyak hal yang mempengaruhi kenaikan harga telur ayam ras, diantaranya banyak warga Sumenep yang merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, sehingga kebutuhan sembako, utamanya telur meningkat karena menyuguhkan aneka makanan.
"Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu pemicu tingginya permintaan sejumlah komoditas, termasuk telur ayam ras,"terangnya.
Selain itu, kata dia, ada dugaan produksi telur ayam ras menurun pada awal musim penghujan, karena ayam petelur tidak tahan dingin dan mudah stres ketika ada petir.
"Sekarang kan musim hujan, kami menduga produksi telur ayam ras menurun. Hingga awal Januari 2016, harga telur ayam ras masih Rp. 25.000,00 per-kilogram,"ujarnya.
Heni mengungkapkan, sesuai hasil pemantauan yang dilakukannya di Pasar Anom Baru sejak November 2015 hingga awal Januari 2016, penaikan harga telur di Sumenep hanya terjadi pada telur ayam ras.
"Sedangkan untuk harga telur ayam kampung tidak mengalami perubahan, yakni tetap Rp. 40.000,00 per-kilogram,"ungkapnya. ( Nita, Esha )