Sumenep-Infokom News Room : Mencuatnya kabar Bahan Bakar Minyak (BBM) akan mengalami kenaikan, ternyata berdampak terhadap pangsa pasar. Terbukti saat ini harga sembilan bahan pokok (sembako) mengalami kenaikan, meskipun masih di bawah standar. Dengan kenaikan harga sembako tersebut, ternyata mendapat respon Komisi B DPRD Sumenep. Anggota Komisi B DPRD Sumenep, Syaiful Bahri, menuturkan, seharusnya para pedagang tidak menaikkan harga sembako sebelum ada aturan yang tetap. Karena itu, diharapkan para pedagang tidak termakan informasi kenaikan BBM yang belum ada kejelasannya, walaupun hal itu masih berupa rencana dari pemerintah pusat. Selanjutnya dikatakan, kenaikan harga sembako itu bukan langkah tepat, mengingat kondisi ekonomi masyarakat saat ini sangat spekulatif. Kenaikan harga sembako hanya permainan para pedagang saja untuk meraih keuntungan maksimal. Menurutnya, kenaikan BBM hanya dirasakan kalangan menengah keatas yang memiliki mobil, sehingga tidak ada kaitannya dengan harga sembako yang dikonsumsi secara umum oleh masyarakat. Karena itu, pihaknya segera mengantisipasi kenaikan harga sembako tersebut, dengan melakukan sidak kepasar, yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini. ( Nita,Fj, Esha )