Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-09-2005
  • 1085 Kali

HARGA RUMPUT LAUT RENDAH, MASYARAKAT PESISIR RESAH

Sumenep-Infokom News Room : Rendahnya harga rumput laut yang dibudidayakan masyarakat pesisir Desa Tanjung Kecamatan Saronggi, ternyata membuat resah masyarakat setempat. Karena, harga rumput laut tidak mampu mengimbangi harga Bahan Bakar Minyak (BBM), yang semakin melambung tinggi. Demikian diungkapkan salah seorang pengelola rumput laut, Siti Runggih. Runggih mengungkapkan, harga rumput laut basah hanya berkisar Rp. 600,00 per-kilogram, sedangkan harga rumput laut kering sebesar Rp. 4.500,00 per-kilogram. Padahal, perolehan 1 kilogram rumput laut kering memakan waktu hampir mencapai 3 sampai 4 hari. Menurut Runggih, seharusnya harga rumput laut itu, mengikuti harga BBM, mengingat kenaikan BBM itu akan mempengaruhi roda perekonomian, terutama kebutuhan pokok atau sembako juga akan mengalami peningkatan. Runggih menjelaskan, dengan harga rumput laut yang rendah itu, pihaknya menilai kurang efisien, karena tuntutan kebutuhan yang harus dipenuhi sangat tinggi. Disisi lain Runggih menambahkan, meskipun harga rumput laut rendah, masyarakat pesisir masih tetap membudidayakannya, karena itu merupakan satu-satunya mata pencaharian yang bisa menghidupi masyarakat pesisir Desa Tanjung. Karena itu, pihaknya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep, supaya memperhatikan keluhan masyarakat pesisir Desa Tanjung ini, agar roda perekonomian di Desa Tanjung Kecamatan Saronggi ini mengalami peningkatan. ( Nita, Esha )